BEIJING TODAY – Otoritas kesehatan China mengumumkan total 6.723 pasien virus corona dipulangkan dari rumah sakit setelah dinyatakan sembuh. Tujuh pasien di antaranya merupakan yang dirawat di rumah sakit (RS) darurat Huoshenshan yang dibangun hanya dalam 10 hari.

Dilansir kantor berita China, Xinhua News Agency, Jumat (14/2/2020), Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) melaporkan bahwa 1.081 pasien yang dipulangkan dari rumah sakit pada Kamis (13/2/2020) waktu setempat.

Dari jumlah tersebut, menurut media nasional China Global Television Network (CGTN), sekitar 690 pasien dipulangkan dari rumah sakit di Provinsi Hubei yang menjadi pusat wabah virus corona.

Tujuh pasien di antaranya dipulangkan dari RS Huoshenshan, sebuah rumah sakit darurat yang dibangun di kota Wuhan, Provinsi Hubei, hanya dalam 10 hari. Ketujuh pasien ini menjadi kelompok pertama yang dinyatakan sembuh dan dipulangkan dari RS Huoshenshan.

RS Huoshenshan dibangun khusus untuk pasien virus corona dan diketahui mulai merawat pasien pertama sejak 4 Februari lalu. Hingga Rabu (12/2/2020) waktu setempat, ada lebih dari 1.000 pasien virus corona yang dirawat di RS Huoshenshan ini.

Pasien-pasien yang dipulangkan usai dinyatakan sembuh itu, sebut Xinhua News Agency, berjalan keluar RS tanpa bantuan pada Kamis (13/2/2020) sore waktu setempat. Mereka diantarkan pulang ke rumah masing-masing dengan kendaraan milik RS.

Sementara itu, jumlah total kasus virus corona yang terkonfirmasi di wilayah China daratan saat ini mencapai 63.851 kasus. Dari jumlah itu, sekitar 51.986 kasus ada di wilayah Provinsi Hubei yang menjadi pusat wabah ini.

Sudah 1.380 orang dilaporkan meninggal akibat virus corona di wilayah China daratan. Tiga orang lainnya meninggal di Hong Kong, Filipina dan Jepang. Dengan demikian, total 1.383 orang meninggal dunia akibat virus corona secara global. (net)