BOGOR TODAY – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Sukamantri, Kabupaten Bogor nampaknya akan berlanjung meriah. Sebab, di Pilkades tahun ini panitia menyiapkan hadiah jutaan rupiah bagi petugas KPPS yang dinilai berhasil menggerakan masyarakat untuk datang ke TPS memberikan suaranya kepada calon kepala desa yang maju.

Ketua Pilkades Sukamantri, Ahmad Suparta mengatakan, hadiah berupa uang jutaan rupiah yang disiapkan oleh panitia itu anggaran dari donatur yang kebetulan menjadi kepanitiaan di Pilkades tahun ini. Dia beralasan, hadiah tersebut disiapkan sebagai rangsangan supaya para petuga KPPS itu lebih termotivasi untuk menggerakan masyarakat datang ke TPS.

“Berdasarkan pengalaman di Desa Sukamantri ini, pemilihan apapun tingkat kehadirannya itu rendah contoh Pilkades yang kemarin tahun 2013 untuk mencapai 50 persen plus satu aja butuh perjuangan ekstra, bahkan sampai ada perpanjangan waktu. Nah makanya kami siapkan itu sebagai upaya kami untuk merangsang mereka supaya kerja lebih maksimal lagi kalau bisa tidak pakai penambahan waktu lagi soalnya jam 1 teng itu harus selesai 50 persen plus itu sudah sudah tercapai,” kata Ahmad Suparta kepada Bogor Today.

Lanjut dia, jika di Pilkades ini kalau tidak mencapai kourum itu bisa batal. Makanya, mau gimana pun panitia harus mengatur strategi dengan cara menyiapkan hadiah sebagai perangsangnya. Ia juga menyebutkan, total hadiah yang disiapkan itu sebanyak Rp 11 juta dengan rincian juara pertama Rp 5 juta, juara kedua Rp 3 juta, juara ketiga Rp 2 juta dan terakhir juara harapan Rp 1 juta.

“Di Pilkades tahun ini ada 25 TPS untuk 3 dapil, nah kalau petugas KPPS administrasinya bagus, kemudian jumlah masyarakat atau pemilihnya banyak maka nanti kita beri hadiah tersebut kepada KPPS terbaik,” ujarnya.

Ditanya berapa target yang harus dicapai, kata Ahmad hingga kini panitia belum memutuskan target yang akan diberikan kepada petugas KPPS. Meski begitu, kedepan panitia akan memutuskan secara bersama. “Selama ini di Desa Sukamantri itu tertinggi baru diangka 68 persen. Jika kita lihat jumlah DPS yang sekarang 12.471 jiwa atau orang yang sudah punya hak suara dan diprediksi DPT-nya tidak jauh berbeda maka setiap TPS akan diisi 600 orang. Nah, jika mereka mampu mencapai 85 persen berati itu kan sudah bagus, jadi targetnya realistislah, tapi itu belum kami putuskan ya mengingat Pilkadesnya baru dilaksanakan pada Desember mendatang,” jelasnya.

Masih kata Ahmad, pendaftaran calon untuk Pilkades sudah dibuka dan sudah ada enam orang calon yang mengambil formulir pendaftaran. “Pendaftarannya sudah dibuka sampai 29 September mendatang, dan bilamana belum ada yang mendaftar atau cuma calon tunggal maka akan ditambah 9 hari berikutnya. Tapi untuk sekarang saja sudah ada 6 orang yang mengambil formulir pendaftaran dan kemungkinan akan ada bakal calon yang datang ke sini untuk mendaftar,” tandasnya. (Heri)