Sengat-ListrikLEUWILIANG TODAY – Sung­guh tragis nasib M Aram tat­kala menyaksikan tubuh ayah dan ibunya terbujur kaku tak bernyawa. M Aram menemu­kan jasad kedua orangtuanya setelah pulang shalat zuhur di Masjid, Rabu (18/05/2016).

Pasangan suami istri, Ari­yanto (39) dan istrinya Ikah (43) ditemukan tewas di dalam empang setelah tersengat lis­trik dari pompa air yang kors­let.

“Sekitar pukul 12.30 WIB saat anak korban pulang dari Masjid melihat kedua orang tu­anya berada di empang depan rumah dalam kondisi sudah meninggal dunia,” kata Kasu­bag Humas Polres Bogor Kabu­paten, AKP Ita Puspita Lena.

Menurut keterangan saksi, korban Ariyanto saat itu sedang memperbaiki pompa air yang rusak, tiba-tiba korban tersen­gat aliran listrik lalu jatuh ke empang. Melihat kejadian tersebut, istri korban, Ikah mencoba menyelamatkan sang suami. ”Istri korban bermak­sud menolong suaminya, tapi korban Ikah juga ikut tersengat aliran listrik,” katanya.

Tidak lama kemudian, anak korban M Aram datang melihat kedua orang tuanya di dalam empang dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Sang anak lalu meminta pertolongan warga sekitar dan warga pun berdatangan untuk menolong korban dengan cara mencabut aliran listrik dari pompa air.

“Warga membantu men­gevakuasi jasad korban dari empang, lalu melaporkan peristiwa ke polisi setempat,” katanya.

Pihak keluarga syok karena peristiwa tersebut, pasangan suami istri tersebut tewas me­ninggal dunia, meninggalkan anak-anaknya. Kedua korban dimakamkan di tempat pe­makaman umum.

“Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Keluarga juga tidak akan menuntut pihak manapun atas peristiwa terse­but yang dituangkan dalam surat pernyataan,” kata Ita. (*)

loading...