BOGOR TODAY Perseteruan Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PDPPJ) Kota Bogor dengan Pedagang blok F sudah selesai. Pengadilan Negeri (PN) Bogor memutuskan kemenangan bagi PDPPJ pada 29 Oktober 2018 kemarin.

Kuasa Hukum PDPP,  Iwan suwandi berserta Kepala Sub Bagian Hukum PDPPJ, Agus Suhendar didampingi Kepala Sub Bagian Humas PDPPJ Riadul Muslim, Yang mewakili PDPPJ yang hadir langsung dalam persidangan tersebut membenarkan kabar tersebut.

Setelah pembacaan putusan yang di bacakan oleh majelis hakim dari PN Bogor, Iwan Suwandi sabagai kuasa hukum dari PDPPJ mengatakan, putusan ini bagian dari representasi kebenaran mutlak untuk PDPPJ. “Alhamdulillah saya senang dan lega atas putusan ini, saya akan menjadikan dasar untuk melanjutkan pembangunan pasar blok F agar percepatan pembangunan segera terselesaikan,” tuturnya.

Putusan ini mutlak di menangkan oleh PDPPJ. Dalam amar putusan pokok perkara, menolak gugatan Penggugat untuk seluruhnya. Tiga poin dalam putusan tersebut yakni, menyatakan sah dan berharga SK Direksi tentang penunjukan PT. Mulyagiri sebagai investor  revitalisasi blok F pasar Kebon Kembang (KKB). Menyatakan sah dan berharga SK Direksi tentang Kerangka Acuan Kerja (KAK). Memerintahkan Penggugat untuk meninggalkan kios di blok F pasar KKB  menuju Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang sdh disediakan.

Dalam rekonvensi mengabulkan  gugatan rekonvensi yang diajukan tergugat 1 yaitu menyatakan Penggugat telah melakukan Perbuatan melawan hukum. Riadul Muslim, Kasubag Humas yang hadir saat itu, mengapresiasi keputusan majelis hakim.

“Saya bersyukur atas putusan yang sudah dibacakan oleh pengadilan. Bagi saya ini sudah putusan yang sah, karena kita negara hukum dan ini jadi patokan kami (PDPPJ, red) membangun pasar blok F kedepan,” tutu pria yang akrab disapa Oi itu. (Riky S)