Untitled-11SAFARI Ramadan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Yuddy Chrisnandi menyesalkan lambannya pelayanan di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor saat mengunjungi kantor itu, Jumat (10/6/2016).

Oleh : RISHAD NOVIANSYAH
[email protected]

Menteri Yuddy mendapati ada ma s y a r a k a t marah-marah pada petugas BPN saat hendak mengurus sertifkat ruko miliknya. Yud­dy sempat berbincang dengan orang itu dan didapati ia telah menunggu sejak pukul 10.00 WIB pagi namun baru dilayani pada pukul 13.30 WIB.

“Ini harus dibenahi. Ini kan kantor pelayanan, jadi harus maksimal melayani. Kenapa loketnya cuma dua yang dibuka. Warga diminta ambil nomor antrean, tapi papan digital tidak berfungsi, jadi mereka tidak tahu kapan harus menuju loket,” tukas Yuddy.

Saat menuju loket, kata Yuddy, dinyatakan berkas-berkasnya kurang lengkap. “Kan kalau dari pagi dilayani, kekurangan berkas itu bisa dibenahi. Kalau sudah terlalu sore, sulit kalau harus bolak-balik lagi ke pengadilan dan semacamnya,” tegas Yuddy.

Bupati Bogor, Nurhayanti pun menjelaskan jika Kantor BPN itu baru saha direnovasi, khususnya pada bagian loket pelayan administrasi. Jadi, papan nomor anrean digital belum bekerja maksimal dan masih banyak yang mati.

“Tentu saya akan bicara dengan Kepala BPN supaya ti­dak menyulitkan masyarakat terutama dalam pelayanan. Karena bagaimanapun serti­fikasi masih sangat penting di Kabupaten Bogor jadi ha­rus diperhatikan betul-betul,” kata Nurhayanti.

 

loading...

1 KOMENTAR

Comments are closed.