CIBINONG TODAY – Setelah sempat dialkukan lelang ulang, akhirnya pembangunan Hotel Sayaga mulai dilakukan cut and fill atau perataan tanah. Lahan seluas kurang lebih 3000 meter persegi tepat disamping kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor, dibayar PT Sayaga sekitar Rp 30 miliar.

“Perataan mulai dilakukan pada September 2017 ini, dan tidak lama lagi, akan dilakukan seremonial peletakan batu pertama oleh bupati Bogor langsung bersama jajaran Muspida,” ujar pengawas pembangunan Hotel Sayaga dari internal PT Sayaga Wisata Bogor, Bambang Sumantri.

Sebelumnya, Direktur Operasional PT Sayaga Wisata, Ivan Fadilla berharap, pemenang lelang pembangunan hotel dengan jumlah 80 kamar itu, dapat menyelesaikan pekerjaannya sesuai harapan. “Target kami, pembangunan fisik hotel bisa rampung tahun ini,” kata Ivan.

Ivan menjelaskan konsep dan fasilitas yang akan disajikan. Rencananya, selain memiliki 80 kamar dengan tujuh lantai itu juga memiliki kolam renang, empat ruang rapat dan restoran dengan konsep meeting and convention.

“Kami pilih sistem design building and structure karena masa pembangunannya lebih cepat. Karena kita tertinggal dalam waktu pelaksanaan lantaran penyertaan modalnya baru cair akhir 2016 lalu,” tandas Ivan.

Hotel yang dibangun dengan dana Rp 35 miliar itu, direncanakan menyasar konsumen tamu dari pemerintah daerah lainnya saat mengunjungi Bumi Tegar Beriman. Entah itu mengadakan studi banding atau kunjungan kerja.

“Pangsa pasar utamanya itu tamu Pemerintah Kabupaten Bogor. Disamping juga pebisnis dan keluarga. Tapi karena konsepnya bukan hotel wisata, target utama adalah tamu daerah,” pungkasnya. (Iman R Hakim)