BOGOR TODAY – Dalam Rancangan APBD Perubahan, Bupati Bogor, Ade Yasin menargetkan pendapatan daerah   sebesar Rp 7,29 triliun sementara target belanja daerah membutuhkan dana sebesar Rp 8,72 Triliun. Masih terdapat defisit sebesar Rp 1,43 triliun untuk memenuhi kebutuhan belanja daerah tahun ini.

Target pendapatan daerah, kata Bupati, bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 2,3 triliun, dana perimbangan sebesar Rp2,89 triliun, dan pendapatan lain-lain yang sah sebesar Rp2,09 triliun.

Adapun belanja daerah secara umum akan dialokasikan untuk belanja tidak langsung sebesar Rp3,99 triliun dan belanja langsung sebesar Rp4,73 triliun. Defisit sebesar Rp1,43 triliun akan ditutup dari pembiayaan daerah yang ditarget sebesar Rp1,1 triliun.

“Defisit yang belum terpenuhi dari pembiayaan netto sebesar Rp331,3 miliar,” kata Bupati.

Semangat APBD Perubahan, kata Bupati diusung ke dalam tema “Membangun Masa Depan Kabupaten Bogor dengan Pancakarsa dalam rangka pemulihan ekonomi daerah dan pelayanan sosial” Ade Yasin akan menjadikan lima prioritas pembangunan. Pertama, meningkatkan kualitas dan aksesibilitas pendidikan, kedua, meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“Prioritas ketiga, pemerintah Kabupaten Bogor akan meningkatkan daya saing perekonomiqn daerah dan pelayanan publik,” kata dia.

Kemudian prioritas keempat, meningkatkan pemerataan pembangunan yang berkelanjutan dan yang kelima, meningkatkan ketertiban dan kenyamanan masyarakat berdasarkan nilai-nilai keagamaan dan berkeadaban. (Adit/Iman R Hakim)