CIBINONG TODAY – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengusulkan 1.250 formasi pada pembukaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 yang rencananya akan dibuka akhir Oktober.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bogor, Zulkifli menjelaskan, 1.250 formasi yang diajukan terdiri dari 370 CPNS dan 880 tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Untuk CPNS, kata Zulkifli, itu meliputi 65 orang tenaga kesehatan, 153 tenaga pendidik dan 152 orang tenaga teknis strategis.

“Itu baru usulan. Kita tidak tahu yang disetujui oleh pemerintah pusat berapa. Mudah-mudahan usulannya diterima semua,” kata Zulkifli kepada wartawan.

Sementara untuk P3K, Zulkifli menyebut 880 pegawai yang setara dengan PNS namun tidak berhak mendapat fasilitas pensiun itu, merupakan harapan Pemkab Bogor untuk menambah kekurangan yang ada.

“P3K kesehatan 160 orang, pendidik 449 orang dan teknis strategis 271 orang,” ungkap Zulkifli.

Sementara diketahui, pada tahun ini, Pemkab Bogor lebih banyak mengusulkan P3K dibanding CPNS. Hal itu terlihat dari usulan Pemkab ditahun 2018.

Pada tahun 2018, Pemkab Bogor dijatah 642 formasi CPNS di mana hanya 582 lolos menjadi pegawai Pemkab Bogor. Mereka mengisi fomasi tenaga guru, kesehatan dan penyuluh pertanian.

Sementara, pada pembukaan CPNS 2019 tahap pertama, Pemkab Bogor sendiri mengajukan sekitar 3.000an pegawai. Namun pemerintah pusat melalui Kemenpan-RB membatasi kuota itu menjadi 1.250 tambahan pegawai. (Firdaus)

loading...