BOGOR TODAY – Selama sembilan hari kebelakang, kasus penularan Covid-19 di Kota Bogor mengalami lonjakan yang signifikan, sehingga Kota Bogor ditetapkan dan masuk ke Zona Merah (resiko tinggi Covid-19). Namun, kini kasus covid di kota hujan mengalami penurunan sehingga kembali ke zona oranye.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, status zona oranye baru ia dapatkan pada tadi malam, di mana ada peningkatan dari 1,8 sekarang menjadi 2 sekian.

“Alhamdulillah, pertadi malam data sudah di update dan Bogor turun jadi zona oranye. Ada peningkatan dari 1,8 sekarang jadi 2 sekian. Intinya ada peningkatan poin,” kata Bima di sela kunjungan ke PPSDM BNN Lido Bogor, Senin (7/9/2020).

Dia mengklaim, pemberlakukan pembatasan sosial berskala mikro dan komunitas (PSBMK) atau pembatasan jam malam di Kota Bogor selama ini membuahkan hasil. Sebab, dengan pembatasan jam malam mampu mengurangi warga untuk berkerumun.

“Kuncinya adalah menahan diri untuk tidak berkurumum atau berkumpul. Jadi ketika berkumpul berkurang, perlahan-lahan data kasus positif juga menurun,” ujarnya.

Meski turun, lanjut Bima, semuanya tetap harus waspada, tidak boleh lengah, dan tetap berusaha. “Pesan saya kepada warga, bahwa kita harus bisa mengendalikan diri, jangan dulu berkerumun. Kita tetap berusaha untuk menekan covid-19 di Kota Bogor,” tandasnya. (Heri)