Oleh : Ruby Falahadi

(Ketua Karang Taruna Desa Jabon Mekar)

Pendekar anti korupsi dan keadilan ciptakan good govermen harus belajar dari makna bulan ramadhan

Bulan puasa pembelajaran yang tepat dan pas untuk inkobutor menahan diri untuk berbuat baik, bukan hanya bulan ramadhan saja seharus bulan bulan yang lain pun harus di berlakukan sama seperti prilaku bulan ramadhan

Membahas pembelajaran bung hatta mengenai korupsi sambil ngobrol santai di kediaman di desa jabon mekar bung ruby membahas ajaran bung , Mohammad Hatta yang di kenal sebagai wakil presiden di era orde lama

Bung Hatta sudah tak asing lagi bagi bangsa Indonesia. Ia adalah salah satu pahlawan proklamasi bersama Sukarno. Selain berjasa besar bagi kemerdekaan Indonesia, Bung Hatta, sapaan akrabnya, juga memiliki rekam jejak sebagai seorang sosok yang sangat anti terhadap korupsi.

Salah satu kisahnya ada pada 1970, ketika Bung Hatta dan rombongan mengunjungi Tanah Merah, Irian Jaya, tempat ia sempat dibuang oleh kolonial Belanda. Di Irian Jaya, Bung Hatta disodori amplop berisi uang. Uang tersebut sebenarnya bagian dari biaya perjalanan Bung Hatta yang ditanggung pemerintah.

Namun, Bung Hatta menolaknya. “Uang apa lagi…? Bukankah semua ongkos perjalanan saya sudah ditanggung pemerintah? Dapat mengunjungi daerah Irian ini saja saya sudah bersyukur. Saya benar-benar tidak mengerti uang apa lagi ini?” kata Bung Hatta.

Bung Hatta juga mengatakan bahwa uang pemerintah pun sebenarnya adalah uang rakyat. “Tidak, itu uang rakyat, saya tidak mau terima.. Kembalikan,” tegas Bung Hatta seperti dikutip dari buku berjudul Mengenang Bung Hatta (2002).

Ketegasan Bung Hatta perihal korupsi juga tecermin pada hal yang sederhana. Pada suatu ketika, Hatta menegur sekretarisnya karena menggunakan tiga lembar kertas kantor Sekretariat Wakil Presiden untuk mengirim surat pribadi. Menurut Hatta, kertas itu adalah aset negara yang merupakan uang rakyat. Hatta pun mengganti kertas tersebut dengan uang pribadinya.

Saya mengharapkan bagi semua stake holder pemerintah harus mempunyai jiwa anti korupsi agar masyarakat mendapatkan rasa keadilan,di bulan penuh berkah tutur kang ruby adalah hal yang tepat untuk belajar untuk bersifat jujur dan adil,selepas bulan puasa ini harapan pemerintah dalam menjalankan tugas harus  mampu menciptakan pemerintah yang good governance and clean agar tercipta negeri yang BALDATUN THAYYIBATUN WA RABBUN GHAFUR.

Singkat kata temen teman aktifis menyebut nya kang ruby falahadi jawara anti korupsi dan keadilan tak luput mengucapkan taqabbalallaahi minnaa wa minkum taqabbal yaa kariim, wa ja’alanaallaahu wa iyyaakum minal ‘aaidin wal faaiziin mohon maaf lahir batin. (*)

loading...