Untitled-7BOGOR TODAY – Satuan Poli­si Pamong Praja (Satpol PP) mulai bergerak cepat untuk membenahi jalan MA Salmun dari para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang masih membandel berjualan di kawasan terse­but. Hal ini bukanlah sesuatu yang mudah mengingat belum adanya tempat relokasi PKL yang merupakan sebuah solu­si tepat bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Kepala Satpol PP Kota Bo­gor Herry Karnadi membenar­kan hal itu, PKL masih didapa­ti pada saat sidak ke lokasi dengan para personil Satpol PP yang dibantu dengan petu­gas kepolisian. “Memang PKL yang bandel masih ada, tetapi tidak sebanyak kemarin-kema­rin, hari ini kita turun untuk merapikan para PKL yang ma­sih nakal ini,” ungkapnya di tengah sidak ke Jalan MA Sal­mun, kemarin.

Di tempat yang sama, Di­mas, Kasi Opdal Satpol PP mengatakan, sidak kali ini un­tuk mensterilkan empat titik terlebih dahulu. “Semua harus dilakukan secara bertahap, minimal kita kuasai dahulu beberapa titik agar steril dari PKL,” tuturnya.

Ia juga menambahkan nantinya tujuan utama tetap untuk mensterilkan seluruh wilayah secara keseluruhan dari PKL. “Ini merupakan ba­gian dari upaya untuk men­sterilkan kawasan ini dari PKL dan besok (Hari ini, Red) akan dilakukan rapat dengan Sat­uan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mencari solusi kemana para PKL ini akan dip­indahkan,” jelasnya.

Empat titik yang disterilkan kemarin di antara lain sepan­jang Jalan MA Salmun (Sim­pang Presiden – Jalur Gereja) agar para PKL tidak memak­an bahu jalan, kedua sekitar jembatan MA Salmun, ketiga depan pos dan terakhir sepan­jang jalan Blok A serta tatap muka Sawojajar.

Hasil pantuan BOGOR TO­DAY terlihat masih banyak para PKL yang berjualan di area itu, mereka mengeluhkan sulit untuk mencari nafkah di tempat lain dikarenakan be­lum ada tempat yang menjadi solusi dari Pemkot Bogor un­tuk menggantikan tempat ber­jualan para PKL di sini.

Selain PKL, kondisi jalan juga terlihat kumuh dan tak terawat, banyak genangan air yang ikut menambah daftar hi­tam dan mencoreng komitmen Walikota Bogor Bima Arya un­tuk menjadikan Kota Bogor se­bagai kota sejuta taman yang indah dan mengundang ban­yak wisatawan. (Abdul Kadir Basalamah/ed:Mina)

loading...