BOGOR TODAY – Moto Kabupaten Bogor sebagai daerah yang ramah investor nampaknya hanya slogan saja. Pasalnya masih ada saja investor yang mengaku kesulitan perizinan saat hendak berinvestasi di Bumi Tegar Beriman tersebut.

Hal itu dirasakan salah seorang pengusaha asal Kabupaten Bogor yang enggan disebutkan namanya. Menurut dia bagaimana wilayah Kabupaten Bogor akan maju dan berdaya saing, jika sejumlah oknum kepala desa berusaha memeras para pengusaha yang akan menanamkan investasinya.

Dikatakannya, ada beberapa oknum kepala desa yang bakal menandatangani izin lingkungan jika diberikan uang terlebih dahulu. Tak tanggung-tanggung nominal yang mereka minta sebesar Rp 10 hingga Rp 20 juta rupiah.

“Hampir di semua sudut wilayah Kabupaten Bogor sejumlah oknum kepala desa (kades) meminta jasa tanda tangan ijin lingkungan hingga puluhan juta rupiah,” ungkapnya.

Dengan begitu, pihaknya mengaku kecewa akibat prilaku oknum kades yang dinilai arogan dan dianggap memeras para pengusaha yang akan menginvestasikan modalnya di Kabupaten Bogor.

“Tanda tangan ijin lingkungan saja mahal, bagaimana dengan izin- izin lainnya, bisa lebih mahal lagi dong. Saya berharap aparat dapat memberikan ganjaran yang setimpal,” kesalnya.

Selain itu, ia pun mengancam bakal menyebarluaskan kepada sesama investor untuk tidak menanamkan modalnya di Kabupaten Bogor.

“Di Kabupaten Bogor mengurus perizinan sulit dan rumit. Mungkin saja mereka punya slogan kalau bisa dipersulit kenapa harus dipermudah,” tutupnya. (Bambang Supriyadi)