Untitled-7BOGOR, Today – Kesulitan dalam memilih ju­rusan di perguruan tinggi kerap menjadi ma­salah bagi siswa SMA. Maka itu, peranan guru Bimbingan Konseling (BK) sangat dibutuhkan untuk mengarahkan anak didiknya memilih jurusan sesuai dengan bakat dan potensi mer­eka.

“Sekolah mengadakan tes psikologi pen­elusuran minat dan bakat, layanan klasikal info jalur seleksi PT, presentasi PTN dan PTS ke kelas, konsultasi rencana studi, pemetaan sebaran rencana pilihan ptn, expo pendidi­kan, serta memfasilitasi proses seleksi PTN dan PTS jalur mandiri di dalam negeri dan luar negeri,” ujar Atin Harnet, Guru BK SMAN 3 Bogor. Pendapat serupa diberikan Ignatia Si­mamora, Guru BK SMAN 6 Bogor, pihak seko­lah memberikan waktu khusus untuk penga­rahan ke setiap kelas. Arahan yang diberikan seputar SNMPTN karena ada perubahan me­kanisme dengan tahun lalu. Mekanisme ta­hun ini berdasarkan akreditasi sekolah.

“Kita akreditasi A, jadi ada peluang 75 persen dari siswa yang ada untuk ikut undan­gan SNMPTN tersebut,” terangnya.

Ignatia menjelaskan, sejumlah siswa ma­sih bingung untuk menentukan jurusan kuli­ah. Tidak sedikit orangtua siswa yang berbeda pendapat dengan anaknya dalam hal pemili­han jurusan. “Lalu kita berdiskusi dengan orangtua. Dikhawatirkan jika anak mengikuti kemauan orangtua dan tidak sesuai dengan kemampuan anak, makan tidak akan berjalan dengan baik,” ungkapnya.

“Siswa kami ada yang ikut di jalur bakat seperti yang memiliki prestasi olahraga. Un­tuk kampus yang saat ini banyak dipilih siswa yaitu IPB, UI, UNJ, ITB dan UNPAD. Selain itu fakultas komunikasi khususnya jurusan Broadcast dan PR, banyak juga peminatnya karena di Diploma IPB ada, PNJ, dan Vokasi UI,” tambahnya.

(Latifa Fitria)