CIBINONG TODAY – Larangan parkir di jalur lambat Jalan Tegar Beriman hingga ini belum dijalankan. Meski komitmen pemberlakuan akan dilaksanakan satu minggu setelah sosialisasi, nyatanya pantauan di lapangan masih ada pengendara yang parkir secara sembarangan.

Sosialisasi sendiri dimulai sejak Rabu tanggal 10 Juli 2019 lalu. Saat itu, Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Fadli Amri mengatakan akan memberlakukan larangan parkir di jalur lambat jalan Tegar Beriman satu minggu setelah sosialisasi.

Saat dikonfirmasi wartawan, Fadli mengakui jika peraturan tersebut belum dijalankan. Hal itu dikarenakan sampai saat ini pihaknya masih menunggu proses mediasi bersama dengan pihak CCM, yang menjadi titik inti laranga parkir, khususnya untuk para ojek online (Ojol).

“Saya akan rapatkan dengan pihak dishub selaku pengelola parkir dan CCM untuk memberikan tempat,” katanya, Jumat (19/7/2019).

Oleh karena itu, kata Fadli, sosialisasi larangan parkir di sepanjang jalur lambat Jalan Tegar Berikan akan diperpanjang.

“Harapannya masyarakat luas semakin tahu terutama para pengendara ojek dan taxi online. Mudah-mudahan satu minggu ke depan sudah ada solusi,” tegas dia.

Terpisah, Kasi Dalops Dishub Kabupaten Bogor, Bisma Wisuda mengakui jika sudsh ada surat yang dikirimkan ke pihak CCM perihal lahan parkir untuk Ojol yang biasa mangkal di jalur tersebut.

“Sekarang juga lagi dibahas di Dishub dan Minggu depan akan kita adakan rapat dengan OPD terkait,” singkatnya.

Selain melayangkan surat ke CCM, Bisma juga mengatakan bahwa saat ini Dishub sedang mencari kantong parkir untuk kendaraan pribadi selain ojol.

“Kita sedang mencari kantong parkir dan jika masuk kedalam ruko didepan CCM mungkin itu terlalu mahal dan berat bayarnya,” pungkasnya. (Firdaus)

loading...