BOGOR TODAY – Kota Hujan bakal dihiasi ribuan payung pada perhelatan akbar Hari Jadi Bogor (HJB) ke 533 yang jatuh pada 3 Juni mendatang. Pemkot mengimbau agar seluruh pelaku usaha dan masyarakat ikut memasang payung. Perayaan ini diprediksi menghabiskan dana Rp 2.710.000.000, dengan rincian anggaran yang tersedia dalam DPA SKPD sesuai tupoksi Rp 2.105.000.000 dan kekurangan yang akan dicari lewat proposal sebesar Rp 605.000.000. Ketua Panitia HJB 533th, Toto M Ulum mengatakan, HJB kali ini akan banyak melibatkan komunitas. Salahsatunya komunitas pencetus festival payung yaitu para alumni Institut Pertanian Bogor (IPB). “Pemasangan payung pada pohon dan tiang listrik, dengan warna bervariasi. Dan hal itu akan dilakukan setiap tahun,” ujar Toto M Ulum. Menurutnya, payung akan dipasang di seluruh jalan protokol. “Sementara sudah ada kurang lebih 3000 payung yang terkumpul. Dipasang pada pohon yang tinggi, tiang listrik dan tiang Penerangan jalan Umum (PJU),” katanya. Toto menuturkan, selain festival payung, ada juga acara rutin, yaitu ‘Ngubek Situ’ atau memperbaikisitu. “Pembersihannya untuk situ lebih mendalam, kegiatan ini sudah rutin setiap HJB. Ada juga helaran dari GOR sampai ke Pajajaran, semua komunitas budayawan dan pelaku seni akan turun,” paparnya. Toto berharap, HJB bisa lebih ramai daripada Cap Go Meh. Sebab, di dalamnya akan dimeriahkan juga oleh Bogor Expo bidang ekonomi kreatif yang akan diikuti 170 peserta. Selain itu, sambungnya, sedikitnya ada 40 peserta dari luar daerah yang berpartisipasi. “Dengan adanya Bogor Expo, potensi-potensi di Indonesia bisa diketahui Bogor dan dari Bogor bisa diketahui Indonesia. Mereka bisa menabah pendapatannya dan pendapatan daerah. Adanya acara Bogor expo ini juga diharapkan mendongkrak potensi pada hotel,” harapnya. Sementara itu Kabag Humas Pemkot Bogor, Encep Moh Ali Alhamidi mengatakan, kantor dan perusahaan diimbau untuk memasang payung-payung. Festival payung diadakan karena Bogor terkenal dengan Kota hujan. “Filosofinya sediah payung sebelum hujan, jadi segala sesuatu harus prepare. Adanya festival payung akan lebih menarik, apalagi dilakukan sebulan dari mulai 25 Mei sampai mendekati HJB,” tandasnya. Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bogor, Shahlan Rasyidi menjabarkan jika rangkaian kegiatan pada HJB nanti akan berlangsung hingga tanggal 1 Juni 2015 yang salah satunya akan mengadakan live concert lintas generasi, Kus Plus, ZP Melanik, band Indie pada tanggal 23 Mei 2015 dan Bogor Expo di Lapangan Ahmad Yani, GOR. “Perayaan HJB tahun ini mampu menarik pendatang cukup banyak, terbukti dengan Bogor Expo sudah mendatangkan 127 pengunjung, 28 Komunitas dan 155 peserta UMKM,” papar Shahlan.

(Rizky Dewantara)

loading...