BOGOR TODAY – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang digulirkan Presiden Jokowi dan Kementerian ATR/BPN pada 2018 silam sudah dilakasanakan dengan baik oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bogor. Bahkan, program PTSL yang dilaksanakan BPN itu melebihi target yakni mencapai 103 persen.

Kepala Kantor BPN Kota Bogor, Ery Juliani Pasoreh mengatakan, bahwa lintas luas wilayah Kota Bogor adalah 109 km² yang terdiri 6 kecamatan dan 68 kelurahan dengan jumlah penduduk sebanyak 1,1 juta jiwa. Sedangkan, dalam 1 km itu terisi hampir 40 ribu jiwa.

“Dari luas wilayah dan juga penduduk, data mengenai bidang 2018 hanya mempunyai jumlah bidang sebanyak 257.801 ribu bidang. Yang terdaftar di tahun 2017 baru hampir setengah yaitu 113.166 bidang. Tugas dari kementrian ATR/BPN daftar seluruh bidang tanah yang ada di seluruh Indonesia, maka untuk kantor BPN Kota Bogor di tahun 2018 dan 2019, diberi anggaran 126.200 bidang yang dilaksanakan dua tahap pendaftarannya yaitu 2018 sebanyak hampir 60 ribu bidang dan 2019 sebanyak 86 ribu bidang,” kata Ery di Kantor BPN Kota Bogor, Rabu (16/9/2020).

Lanjut Ery, sebanyak 126.200 bidang sudah selesai dilaksanakan dengan dukungan penuh Pemkot Bogor, sehingga pada tahun 2020 bidang-bidang terdaftar malah lebih menjadi 309,949 bidang, karena banyak pemecahan-pemecahan. Dengan demikian di tahun 2020 seluruh tanah yang terdaftar hampir 103 persen.

“Dengan selesainya bidang tanah yang terdaftar di tahun 2020 maka BPN melanjutkan dengan membangun peta lengkap. Hari ini kita menyerahkan peta lengkap kelurahan. Dari 68 kelurahan, 30 kelurahan yang sudah lengkap dan 11 kelurahan lengkap berada di satu kecamatan yaitu Bogor Tengah,” ujarnya.

Dia mengatakan, program ini sebetulnya sudah dimulai pada Maret lalu, namun karena ada pandemi maka program tersebut di tunda atau terhambat sehingga dari 68 kelurahan baru selesai 30 kelurahan dan sisanya sebanyak 38 kelurahan ditargetkan selesai pada akhir tahun 2020 atau di bulan Desember mendatang. (Heri)