CIBINONG TODAY – Seluruh partai koalisi Jaro Ade – Inggrid Kansil melakukan Quick Count untuk memastikan jagoannya menang dalam kontestasi pilkada Kabupaten Bogor 2018. Seluruh mesin partai koalisi digerakan, tak terkecuali PKS.

Partai yang dikenal memiliki kader militan itupun melakukan penghitungan cepat di internal PKS, kendati belum genap 100 persen, pasangan Jaro Ade – Inggrid Kansil unggul dari rivalnya Ade Yasin – Iwan Setiawan.

“Hasil Quick Count kami menyatakan 40,1persen pemilih di Kabupaten Bogor memilih pasangan JADI menjadi Bupati – Wakil Bupati Bogor, di urutan kedua pasngan Ade Yasin – Iwan Setiawan (Hadist) di angka 37 persen,” kata Ketua DPD PKS Kabupaten Bogor, Agus Salim kepada wartawan, Rabu (27/6/2018).

Survey yang dilakukannya, kemenangan pasangan JADI terbilang stabil, hanya selisih 3,5 hingga 4 persen diatas pasangan Hadist. “Dengan melihat traffic suara yang sudah masuk, kami yakin pasangan JADI memenangkan Pilbup Bogor dengan keunggulan suara yang terbilang tipis,” terangnya.

KH Agus menjelaskan tanda-tanda kemenangan pasangan JADI sudah terindikasi saat DPD PKS Kabupaten Bogor melakukan survey pada bulan Ramadan lalu. Hasil Quick Count yang dilakukan PKS usai pencoblosan, memiliki akurasi yang nyaris mendekatai kebenaran.

“Ihtiar sudah kami lakukan semaksimal yang kami lakukan, selanjutnya takdir Allah SWT yang akan menentukan. Tapi kami yakin Jaro Ade jadi bupati, karena penghitungan suara secar cepat adalah ilmu yang ilmiah dan bisa dipelajari oleh semua orang,” tegas KH Agus.

“Perhitungan suara cepat atau quick count ini bisa dibandingkan dengan hasil quick count lembaga lainnya karena kami memiliki data C1 dan ini bisa diperdebatkan karena ini ilmu ilmiah,” lanjutnya.

Perolehan suara pasangan JADI ini cenderung naik dan angkanya tidak jauh dari hasil survey yang dilakukan PKS pada bulan Ramadan lalu. “Walaupun sementara ini pasangan JADI unggul, Kami tidak akan euforia dan tetap mengawal dan memperjuangkan perolehan suara pasangan JADI hingga benar-benar ditetapkan kemenangannya oleh KPU,” pungkasnya. (Iman R Hakim)