TIMIKA TODAY – Polri menegaskan akan mengawasi penyaluran dan pemanfaatan dana desa di Papua. Terlebih, Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw menyebut ada dugaan dana desa digunakan membantu kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono berharap dana desa bisa dipergunakan dengan baik dan jangan sampai disalahgunakan.

“Itu kami berharap sesuai dengan aturan yang ada, jangan sampai disalahgunakan sebagaimana mestinya. Tentunya nanti akan kami awasi seperti apa di lapangannya, kalau nanti sudah ada di sana,” kata Argo di Timika, Papua, Jumat (29/11/2019).

Polisi kini masih menyelidiki dugaan penyalahgunaan dana desa ke KKB Papua. Dia belum bisa memastikan apakah dugaan tersebut benar adanya atau tidak.

“Masalah itu masih dalam penyelidikan, kemungkinan-kemungkinan masih kami dalami, oleh kepolisian di sana. Tentunya, namanya dana dikucurkan dari pusat untuk kegiatan pembangunan di desa,” jelasnya.

Sebelumnya, Irjen Paulus mengatakan dana desa dialokasikan pemerintah untuk mempercepat kesejahteraan masyarakat di desa. Jika dana desa digunakan untuk membantu pergerakan KKB di Papua, apa pun alasannya, sangat tidak tepat.

Paulus akan menindak tegas sesuai peraturan dan hukum yang berlaku jika ada penyelewengan. Meski begitu, ia tak merinci desa yang menyalahgunakan anggaran untuk KKB Papua. (net)