BOGOR TODAY – Situasi di Stasiun Bogor pada hari pertama PSBB total di DKI Jakarta nampk lengang. Terlihat ada penurunan penumpang KRL dibandingkan awal pekan biasanya. Tidak terjadi antrean penumpang baik di area depan maupun gate stasiun, Senin (14/9/2020).

Kondisi ini cukup berbeda dibandingkan dengan awal pekan sebelumnya. Hal serupa juga terlihat pada pengguna layanan bus gratis yang disediakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di depan Stasiun Bogor.

Direktur Angkutan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Aca Mulyana menyebut hari pertama PSBB di Jakarta pihaknya telah menyiapkan sebanyak 27 armada bus yang akan mengangkut penumpang dari Bogor menuju jurusannya masing-masing.

“Kita siapkan sebanyak 27 armada bus, namun yang ada sekarang hanya 26 bus,” kata Aca di lokasi.

Selain itu juga pihaknya mengurangi daya tampung penumpang guna memutus rantai penyebaran Covid-19. “Kami kurangi 50 persen kalau normal kami bisa menampung 30 orang, namun saat ini dibatasi hanya 25 orang. Bus sekolah juga sama muatan penumpangnya kami kurangi yang tadinya dapat menampung 17 orang saat ini hanya 12 orang,” katanya.

Menurut Aca, pengurangan kapasitas penumpang yakni dengan tujuan untuk tetap menjaga jarak juga menerapkan protokol kesehatan, seperti pemeriksaan suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan terhadap calon penumpang.

Sementara, salah satu penumpang KRL yang bekerja di sektor keuangan di wilayah Jakarta, Erma Supriani mengaku masih tetap bekerja seperti biasanya. Belum ada pemberitahuan lebih lanjut terkait aturan PSBB.

“Belum dikasih tau soal aturan baru pembatasan sama kantor, masih masuk biasanya. Kebetulan saya juga baru ya,” ucap Erma.

Seperti diketahui, masa perpanjangan PSBB di wilayah DKI Jakarta mula berlaku hari ini. Ada beberapa poin pengetatan di antaranya pegawai peekantoran yang masih masuk dibatasi 25 persen.
(Bambang Supriyadi)