Untitled-3HIJABERS yang cantik nan shaleha, sebagai muslimah masa kini dengan seabarek aktivitas pasti di antara kalian ada yang mendadak drop dalam beraktivitas di saat ramadhan. Karena perbedaan jadwal makan yang berubah dan aktivi­tas yang bertambah. Berikut tips dari DPH untuk menjalani puasa supaya tidak slow down. Demiki­an tipsnya, simak ya hijabers

OLEH: DEWI PELANGI
[email protected]

Niatkan hati, ikhlaskan diri. Bekerja dan beribadah memiliki orientasi berbeda, satu untuk memenuhi kebutuhan duniawi dan yang lain untuk rohani dan akhirat. Namun hal itu tidak menjadikan keduanya bersifat optional sebab hukumnya sama-sama wajib. Kesibukan atau beratnya pekerjaan sering dijadi­kan alasan untuk lalai dalam berib­adah . Sebaliknya kondisi berp­uasa dijadikan kesempatan untuk bermalas-malasan dalam bekerja , sehingga selama berpuasa menjadi slow down. Agar dapat menjalan­inya beriringan, perkuat niat hi­jaber dan berserah diri pada Rabb, niscaya Anda pun dapat melaku­kannya.

Jaga stamina agar iba­dah dan kerja berjalan lancar. Agar aktivitas kerja tidak terganggu karena puasa, manfaatkan makan sahur Anda sebaik-baiknya. Sahur juga terhitung ibadah sehingga me­lewatkannya sama dengan meno­lak pahala. Dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan kaya en­ergi, melakukan pekerjaan harian Anda dalam kondisi berpuasa se­harusnya bukan jadi masalah. Se­lain memaksimalkan sahur, jangan lupakan asupan air yang cukup, konsumsi multivitamin, istirahat serta olahraga walaupun tidak berlebihan adalah tips menjaga stamina.

Berdzikir Saat dalam per­jalanan ke kantor, berada di lift, menunggu mesin fotokopi, ketika berjalan ke cubicle teman, kapan saja dan dimana saja. Mengucap­kan basmallah saat memulai suatu pekerjaan dan mengucap kalimat syukur ketika menyelesaikannya adalah contoh sederhana yang da­pat dibiasakan. Selagi ada kesem­patan, manfaatkan dengan baik untuk menyebut dan mengingat nama-Nya sebanyak-banyaknya.

Sirami hati dengan membaca/ mendengar Al-Quran. Mungkin membaca Al-Quran di kantor tidak bisa dilakukan dengan khusyuk dan leluasa karena waktu dan tem­pat yang terbatas Namun waktu sehabis sholat bisa dimanfaatkan untuk membaca kitap suci dan mendalami artinya. Jangan lupa selalu letakkan Quran dan terjema­hannya di meja kerja Anda. Namun sedikit lebih baik daripada tidak sama sekali, 1-2 lembar saja rasanya masih memungkinkan. Jika waktu break Anda sempit atau tidak bisa meninggalkan meja sama sekali, cukup buka saja Al-Quran digital di komputer dan baca beberapa su­ratnya. Membaca pun tak sempat? Dengarkan lantunannya dalam for­mat MP3 juga bisa jadi pilihan.

Jagalah lisan, hindari bergosip. Terkadang tanpa disadari saat mengobrol seru dengan rekan kerja ujung-ujungnya, hijabers jadi bergunjing tentang orang lain. Selama berpuasa (dan lebih baik jika diteruskan setelah puasa be­rakhir), hindari bergosip kesana-kemari. Selain merusak ibadah Anda, hal tersebut juga membuang waktu. Jika memang ingin mengo­brol, jauhi topik-topik yang men­jurus pada gosip dan isu miring. Lebih baik membicarakan masalah puasa dan ibadah lainnya.

Jadikan rekan kerja se­bagai ladang amal Anda. Beribadah tidak hanya dilakukan secara vertikal namun juga hori­zontal. Berbuat baik pada rekan kerja sekalipun kecil kadarnya akan berlipatganda nilainya. Apal­agi jika dapat menahan diri dan bersabar dari mereka yang sedang sensitif emosinya, pasti lebih be­sar lagi pahalanya. Oleh karena itu hijabers , segera maksimalkan ibadah antar manusia ini untuk menambah pundi-pundi amalan puasa hijabers sekaligus menjadi ajang latihan ketahanan dan kesa­baran dalam melawan hawa nafsu sehingga ibadah Ramadhan yang Anda jalani pun kan terasa semak­in bermakna. Semangat dan sela­mat berpuasa hijabers. (*)