BOGOR TODAY – Kepala Seksi (Kasi) Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Dramaga, Hadi Saputra menuturkan bahwa wilayah Bogor memungkinkan selalu turun hujan setiap bulannya meski dalam musim kemarau.

Berbeda dengan wilayah lainnya, Bogor diketahui tidak masuk dalam zona musim seperti wilayah lain.

“Untuk wilayah Bogor tidak masuk ke dalam zona musim. Untuk musim sifatnya normal, artinya meski musim kemarau, hujan masih tetap turun di Bogor tiap bulannya. Hal ini yang membedakan Bogor dengan wilayah lainnya,” tutur Hadi, Selasa (18/8/2020).

Berdasar catatannya, puncak musim kemarau akan berlangsung sekitar akhir Agustus hingga September 2020. Namun tidak menutup kemungkinan juga Bogor tetap akan diguyur hujan selama bulan tersebut.

Untuk itu mengingat masih dalam musim kemarau, dirinya menghimbau agar masyarakat tetap menghemat penggunaan air lantaran puncak musim kemarau diprediksi datang bulan depan.

“Berkaca dari musim kemarau tahun 2019 lalu yang dibawah normal, sampai hujan tidak muncul di musim kemarau,” katanya.

Sementara untuk musim hujan diprediksi akan datang mulai Oktober, dengan puncak musim penghujan yakni bulan Januari hingga Febuari tahun 2021. (Adit)