BOGOR TODAY – Sebanyak 238 Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah menjalani masa observasi di Natuna, Kepulauan Riau dipulangkan ke kampung halaman masing-masing hari ini, Sabtu (15/2/2020).

Dari ratusan WNI tersebut, tiga diantaranya warga Bogor atas nama Almer Belmiro Putrawan yang merupakan warga Jalan Abimanyu, RT 02/15, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Namun dua lainnya atas nama Halbat Akbar Ilham dan Yusuf Azhar belum diketahui jelas.

Kakak kandung Almer, Tiara Regina Putriawan (19) mengaku belum tahu pasti kepulangan adiknya tersebut. “Belum tahu pasti, aku juga masih nunggu,” kata kakak kandung Almer, Tiara Regina Putriawan (19) kepada wartawan, saat ditemui di kediamannya, Sabtu (15/2/2020).

Selama di karantina, dikatakan Tiara, keluarganya terus berkomunikasi dengan Almer melalui telepon meski terkendala sinyal. “Kalau pas di telepon itu kadang dia bilang tunggu ya mau ada materi dari ini itu, ya banyak kegiatan lah di sana,” ungkap Regina.

Untuk diketahui, Almer merupakan mahasiswa di Central China Normal University (CCNU), Wuhan, Tiongkok sejak bulan September 2019 lalu. Saat merebaknya virus korona, Regina sempat berencana mengunjungi adiknya tersebut karena kebetulan dirinya juga sedang menempuh pendidikan di Tiongkok namun berbeda kota.

“Rencananya, jika Almer sudah pulang ke rumah keluarga akan melakukan check up kondisinya, tapi gak sampai dalam. Ya intinya keluarga juga masih nunggu kepastian kapan dia bisa pulang ke rumah,” tukas Regina.

Berikut 238 WNI yang di pulangkan :
Aceh (13 Orang), Bali (2), Bangka Belitung (1), Banten (5, Bengkulu dan DIY (2) dan Gorontalo 1 orang.DKI Jakarta 16 orang, Jambi (4), Jawa Barat (9), Jawa Tengah (10) dan Jawa Timur yang terbanyak 65 orang. Kalimantan Barat 4 orang, Kalimantan Timur (15), Kalimantan Selatan (8), Kalimantan Tengah (4) dan Kepulauan Riau (2).Lalu, Lampung (1), NTB (4), Papua (5), Papua Barat (9), Riau (6), Sulawesi Barat (2), Sulawesi Selatan (16). Sulawesi Tengah (2), Sulawesi Tenggara (4), Sumatera Utara (4) dan Sumatera Barat (1). (Bambang Supriyadi)

loading...