CIBINONG TODAY – Wujudkan visi Kabupaten Bogor, yakni sebagai Kabupaten termaju, nyaman dan berkeadaban serta melaksanakan misi kelima panca karsa Bupati dan Wakil Bupati tentang kesalehan sosial, Satuan Polisi Pamong Praja (Satlol PP) Kabupaten Bogor mengusulkan beberapa rencana kerja perangkat daerah (RKPD) 2021 dalam forum perangkat daerah dengan tema ‘Membangun Masa Depan Kabupaten Bogor dengan Pancakarsa’ di Aula Sat Pol PP Kabupaten Bogor, Jumat (6/2/2020) waktu lalu.

Selain itu, korps penegak hukum tersebut juga menjalankan tugas pokok dan fungsi berdasarkan Undang-Undang No.23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah dan Peraturan Bupati No. 66 tahun 2016 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Sat Pol PP yaitu mempunyai tugas pokok membantu kepala daerah dalam melaksanakan urusan pemerintahan bidang penegakan peraturan daerah, ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja
Kabupaten Bogor H. Herdi mengatakan agenda rutin tahunan ini sebagai sumbang saran atau masukan untuk meningkatkan pembangunan kinerja Sat Pol PP untuk 2021 mendatang. Sat Pol PP tentunya memiliki tiga tupoksi yaitu penegakan peraturan daerah, penyelenggaraan ketertiban umum dan perlindungan masyarakat

“Iya seperti biasa kita menampung usulan-usulan yang ada di kecamatan dan kita juga mengingatkan kepada SKPD bahwa urusan kita itu penting karena masuk di Undang-undang urusan wajib layanan dasar. Bahkan di tingkat nasional pun isunya bahwa untuk anggaran tidak minimalis artinya harus ditambah minimal satu persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor,” paparnya.

Berdasarkan undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan, sambung Herdi, dalam pasal 11 meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan penataan ruang, lalu perumahan rakyat dan kawasan permukiman, ketentraman, ketertiban umum, perlindungan masyarakat serta sosial.

Terkait itu, Pemerintah Kabupaten Bogor kini tengah sibuk bersolek menata kawasan Stadion Pakansari dan sekitarnya dalam menyambut perhelatan piala dunia U-20 dan City of Sport and Tourism pada 2021 mendatang. Sehingga sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) bersinergi dan berkolaborasi termasuk Satuan Pol PP Kabupaten Bogor.

“Mewujudkan hal itu, saat ini tengah mempersiapkan peningkatan penertiban terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL), meningkatkan pengamanan ruang publik, kemudian tempat wisata, lokasi event olahraga, dan memaksimalkan kegiatan patroli khususnya di wilayah Kecamatan Cibinong dan wilayah lainnya di Kabupaten Bogor,” papar Herdi.

Untuk memaksimalkan kinerja tentunya diperlukan sejumlah kebutuhan sarana dan prasarana. Sat Pol PP pun mengusulkan kepada pemerintah daerah, seperti pembangunan satu Pos Pol PP di area GOR Pakansari, lalu gudang penyimpanan barang bukti penyitaan, lalu penambahan personil bantuan linmas (Banlinmas) serta penambahan anggaran ketertiban umum dalam rangka penyelenggaraan piala dunia dan the city of sport tourism.

Menurut Herdi, rencana kerja perangkat daerah (RKPD) Sat Pol PP pada 2021 mendatang telah merancang lima program dan 44 kegiatan. Program utamanya yakni dalam bidang penegakan peraturan perundang-undangan.

“Kegiatannya, penyelenggaraan penertiban non yustisi, penyelenggaraan penertiban objek pelanggaran yang bukan menjadi kewenangan daerah serta penyelidikan dan penyidikan pelanggaran perda atau perkada,” tuturnya.

Dan untuk bidang ketertiban umum, programnya meliputi pengendalian, seperti kemanan lingkungan, pengadaan dukungan teknis penyelenggaraan tramtibum, patroli ketertiban umum, dan penyelenggaraan penertiban dalam penegakam K3 (ketertiban, ketentraman dan keindahan).

Sementara di bidang kelinmasan memiliki program perlindungan masyarakat dengan kegiatan pelatihan dalam rangka penyelenggaraan tramtibum. Sedangkan untuk bidang pembinaan difokuskan program pembinaan sumber daya aparatur dan masyarakat dalam penanganan tramtibum dengan salah satu kegiatan peyelenggaraan deteksi dini antisipasi gangguan tramtibum.

Berdasarkan data yang dihimpun, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor dalam hal Bidang Penegakan Perda dan Bidang Tibum telah melaksanakan pendataan bangunan liar sebanyak 37 di wilayah kandang roda pembangunan jalan raya Bogor – Jakarta tepatnya di kali baru hingga arah fly over tol sentul pada 2019 lalu. Hasil kegiatan pendataan bangunan liar ditemukan rata-rata bangunan semi permanen. (Bambang Supriyadi)

loading...