PURWAKARTA TODAY – Memasuki hari kedua PSBB, banyak pertokoan di Jalan Sudirman, Kabupaten Purwakarta masih beroperasi. Mereka mencoba mengelabui petugas dengan berbagai trik.

“Kita menegakkan PSBB di Purwakarta, jadi tupoksi kita selain orang tidak pakai masker kita tahan kita pakaikan masker terus kita masalah toko yang masih buka”, ujar Kasi Dalop Satpol PP Kabupaten Purwakarta Teguh Juarsa saat melakukan penyisiran di jalur protokol, Kamis (07/05/2020).

Salah satu toko ada yang melakukan kamuflase dagangan, dari tampak depan toko tersebut berjualan makanan namun ketika petugas melakukan pemeriksaan, di dalam toko masih melakukan penjualan barang dagangan non-prioritas.

“Tadi ada satu toko kamuflase, di depan jualan makanan tapi di dalam mereka menjual kosmetik, makanya kita tutup paksa apabila masih bandel kita akan membuat berita acara terus kita segel apabila mereka buka segelnya kita akan pidana”, tegas Teguh.

Dalam penyisirannya petugas menginformasikan jika selama pelaksanaan PSBB, toko yang menjual barang dagangan non-prioritas seperti Makanan, Rumah Sakit, Apotek, perbankan dan energi serta migas masih diizinkan beroperasi, selain itu dianjurkan untuk menutup.

Sementara menutup salah satu pelaku usaha yang membandel beralasan tidak mengetahui ada nya penerapan PSBB, ia juga mengaku tidak memahami kategori toko yang tidak diperbolehkan.

“Saya tidak tahu, saya dilewat terus informasinya jadi tetap bulat”, kata Lia pelaku usaha cetak foto. (Net)