CIBINONG TODAY – Memasuki triwulan pertama tahun 2020, para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Bogor diwanti-wanti agar lebih cepat dalam mengajukan berkas tender proyek kepada Bagian Pengadaan Barang/Jasa (BPBJ).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin menilai, berkas tender yang diajukan para SKPD masih sangat minim. Sehingga, SKPD perlu melakukan percepatan, agar tidak menjadi beban ke depannya.

“Semuanya harus cepat. Tapi jangan asal cepat, karena harus juga diperhatikan kelengkapan berkasnya agar tak bulak-balik ke bagian pengadaannya nanti,” tegas Burhan kepada wartawan.

Ia memastikan jika ditahun ini, Pemkab Bogor mengawal betul proses tender yang diajukan para SKPD ke bagian pengadaan. Bahkan, evaluasi rutin setiap bulan akan dilakukannya di hadapan Bupati Ade Yasin. Terutama kaitan dengan percepatan pembangunan program strategis seperti Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang) dan infrastruktur penunjang Piala Dunia U-20 tahun 2021.

Untuk pembangunan Jalan Bomang sendiri, Burhan menyebut Pemkab Bogor mengalokasikan anggaran lebih dari Rp40 miliar dalam APBD 2020.

“Jalan Bojonggede-Kemang kan mau menyelesaikan pembanguna jalur lambat dulu. Nanti akan ada pembangunan jalan layang kita akan ajukan ke pemerintah pusat,” Burhan.

Sementara, berdasarkan data dari BPBJ, berkas tender yang sudah masuk sebanyak 98 paket pekerjaan. Dengan rincian, 69 paket tender dan 29 paket non tender.

Sedangkan dari total paket yang masuk tersebut sebut, baru delapan (8) paket yang sudah selesai tender, 15 sedang berjalan dan 46 paket tengah persiapan. (Firdaus)

loading...