BOGOR TODAY – Selama masa penerapan PSBB sejak awal terdapat 2.000 lebih pelanggar dari berbagai macam pelanggaran mulai dari tidak mengenakan masker hingga sanksi terhadap perusahaan.

“Kurang lebih di atas 2.000 pelanggar yang ada di rekap kita, rinciannya 2.283 dari berbagai macam pelanggar. Itu hanya tingkat Mako Satpol PP saja ya, belum digabungkan dengan tingkat unit per kecamatan,” ungkap Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor, Agus Ridho, Selasa (15/9/20).

Saat ini pihaknya telah mengumpulkan nominal denda hingga Rp245 juta lebih yang merupakan hasil gabungan dengan pelanggar Tindak Pidana Ringan (Tipiring).

Bila ditotal berdasar rekapnya, Satpol PP sudah mengumpulkan denda kurang lebih Rp265 juta sejak penerapan awal PSBB. “Denda nominal sanksi di jalan kurang lebih per kemarin 17 juta ya, tambah hari ini sampai lah 20 juta. Ya (Rp245 juta) sampai dengan Tipiring. Tinggal gabung dengan yang sekarang,” jelasnya.

Hasil denda pelanggar PSBB dari satu perusahaan dikenakan denda mulai dari Rp5 juta sampai Rp10 juta. Semua uang hasil denda dan sanksi tersebut akan masuk ke dalam kas daerah secara langsung. (Adit)