pokemon-go-nick_statt-2016-1.0.0SAN FRANCISCO TODAY-Para penggila Pokemon Go akhir minggu ini sem­pat kecewa. Permainan yang sedang in di berbagai be­lahan dunia ini mengalami gangguan server, hampir 4 jam Cuitan di berbagai sos­ial media pun semakin ramai dalam beberapa jam terakhir.

Cuitan pun datang bukan hanya dari para pemain, kare­na ada banyak orang tua yang mengeluh tidak bisa mene­nangkan anak-anaknya yang su­dah begitu menggilai permain­an mencari monster-monster di dunia augmented reality ini.

Bahkan ada akun twit­ter @PokemonGoServrNews yang khusus memantau server Niantic Labs, perusa­haan pengembang Pokemon Go. Beban serverPokemon Go pastilah sangat berat. Selain permainan ini ma­kin digandrungi, Niantic Labs juga baru saja melun­curkan Pokemon Go di 26 baru di Eropa Sabtu pagi ini.

Dalam pernyataannya ke­pada Reuters John Hanke Chies Excecutive Niantic Labs dengan optimistis bahkan menyebut­kan Pokemon Go akan segera diluncurkan di 200 negara.

Para pemain yang kecewa pun mempertanyakan aksi Ni­antic Labs yang tidak menam­bah servernya, walau pagi tadi menambah negara-negara yang resmi mengakses Pokemon Go.

Permainan yang baru di­luncurkan 6 Juli lalu di Aus­tralia, Selandia Baru, dan Amerika, saat ini resminya baru ada di 34 negara. Tapi sepertinya beban server Ni­antic tak harus menunggu peluncuran resmi, karena para pemain tidak menunggu ke­munculan resmi di negaranya. Seperti di Indonesia, walau belum ada secara resmi, Poke­mon Go sudah begitu ramai di­mainkan.

(Yuska Apitya/net)

loading...