BOGOR TODAY – Kuota internet masih menjadi keluhan para orang tua siswa, terlebih pembelajaran berbasis online atau daring di Kabupaten Bogor belum usai. Sehingga kebutuhan akses tersebut menguras biaya kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Hal itu dialami salah satu warga Pabuaran, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Meski sinyal melimpah, namun uang untuk membeli paket data tak selalu ada. Harga paket data juga tergolong mahal bagi warga-warga miskin.

Ketua RT07/ RW03 Kelurahan Pabuaran, Dinar Mariana mengakui, hal yang sama juga dialami sebagian warganya. Apalagi, diantara mereka ada yang hanya bisa mengandalkan bantuan sosial (bansos) untuk kebutuhan sehari. Agar dapat membelikan paket data untuk anak-anaknya, tentu harus berpikir sangat keras.

“Makanya kita lagi pertimbangkan ini untuk bikin wifi gratis biar bisa diakses semua anak-anak sekolah yang butuh. Biar keluarganya tidak dibebani lagi dengan paket data harian. Nantilah kita diskusikan bersama warga,” ucapnya saat ditemui wartawan, Senin (10/8/2020).

Warga di lingkungannya memang dikenal memiliki solidaritas tinggi. Mereka beberapa kali melakukan kegiatan-kegiatan secara swadaya. Dimulai di masa awal pandemi dengan membuat masker gratis, membagi sembako secara swadaya dari celengan, perbaikan jalan, hingga pembuatan lapangan bulu tangkis swadaya untuk warga yang ingin berolahraga.

“Kita juga lagi berpikir bagaimana caranya supaya warga di lingkungan RT ini bisa terbantu untuk masalah pembelajaran online. Minimal masang wifi di sekitar sini. Warga disini ada 140 KK. Hampir semuanya punya anak-anak yang sekolah, mulai dari SD sampai SMP,” lanjutnya. (Bambang Supriyadi)