BOGOR TODAY – Generasi milenial tidak selalu identik dengan hura-hura, santai, cuek dan predikat negatif yang lain. Hal ini juga tidak berlaku bagi generasi milenial OSIS SMA Pesat, karena meski di tengah pandemi Covid 19, anak-anak muda calon penerus bangsa ini mengadakan Baksos (Bakti Sosial).

Ketua OSIS SMA Pesat, Muhammad Sidiq Prabowo mengatakan, sebagai wujud kepedulian Siswa SMA Pesat atas dampak domino Pandemi Covid-19, OSIS sekolah tersebut mengadakan program peduli dengan memberi sembako pada Ponpes (Pondok Pesantren).

“Terima kasih atas doa dan bimbingan bapak dan ibu Guru sehingga acara ini berjalan dengan lancar,” tutur Sidiq.

Ketua panitia Nurlis Suryani mengatakan, untuk tahun ini ada tambahan dalam pendistribusian paket sembako.

“Biasanya kami memberikan paket sembako untuk yatim, duafa dan masyarakat sekitar, sekarang kita tambah juga ke pondok pesantren,” ujarnya.

Nurlis menambahkan, 2 Pondok Pesantren yang mendapat bantuan sembako adalah Ponpes Assyifa pimpinan Ustadz Anggi Assyifa dan Ponpes Ar-Raudhoh pimpinan Habib mahdi bin Hamzah Assegaf.

Kasek SMA Pesat, Mukhti Baehaqi mengapresiasi langkah yang dilakukan orang tua murid yang mendukung program peduli tersebut.

“Semoga tahun depan semakin banyak paket sembako yang dapat kita berikan kepada sesama dan Ponpes,” harapnya.

Sementara itu, Ustadz Anggi Assyifa pimpinan Ponpes Assyifa mengucapkan terima kasih atas bantuan sembako untuk santrinya dan mendoakan agar SMA Pesat semakin maju dan berkah.

“Saya senang dengan anak muda yang suka bersedekah, saya berharap kepada adik-adikku ini, selain bersedekah kepada sesama, kita juga harus bersedekah ke makhluknya Allah yaitu kucing, burung, ikan dan lain lain,” katanya.

Pemerhati Pendidikan Heru B Setyawan mengatakan, adanya Pandemi Covid-19 semua sektor mengalami penurunan, tapi anehnya pengumpulan zakat di Baznas mengalami kenaikan, inilah hikmah dari adanya pandemi, masyarakat semakin peduli dengan sesama.

“Makanya kita harus tetap sabar dan semangat hidup di tengah pandemi Covid 19 ini,” terang laki-laki yang juga menjadi Relawan Baznas pusat. (Iman R Hakim/*)