lap2Uang 30 juta poundsterling (Rp 577 miliar) kini bukan lagi jumlah yang fantastis di Liga Primer Inggris. Baru 18 hari bursa transfer musim panas 2016 dibuka, sedikitnya sudah lima pemain dibeli oleh kontestan liga itu ditebus dengan 30 juta poundsterling dan seolah menjadi standar baru di negeri Ratu Elizabeth itu. Pasalnya, hingga 15 tahun lalu, rekor pemain termahal Liga Primer Inggris baru mencapai 29,1 juta poundterling.

Oleh : RISHAD NOVIANSYAH
[email protected]

Saat ini ada lima pemain, tapi dengan tenggat trans­fer baru ditutup akhir Agustus mendatang, jum­lah itu masih mungkin bertambah terlebih, klub-klub kaya di Inggris ingin menunjukkan diri usai terseok musim lalu dan takh­ta juara direbut klub semenjana, Leicester City.

Pemain terakhir yang ditebus dengan harga lebih dari setengah triliun ialah N’golo Kante yang dibajak dari Leicester ke Chelsea. Kante menyusul dia menyusul Sa­dio Mane (Southampton ke Liv­erpool), Granit Xhaka (Borussia Monchengladbach ke Arsenal), Eric Bailly (Villarreal ke Manchester united) dan Michy Batshuayi (Mar­seille ke Chelsea).

Nilai hak siar yang ter­us bertambah tinggi dan datangnya investor as­ing menjadi faktor utama yang membuat klub-klub bisa membayar dengan harga yang lebih tinggi untuk pemain-pemain incarannya. Pada­hal sampai 15 tahun lalu angka 30 juta poundsterling masih belum terdengar di Premier League.

Pada 2001, Juan Veron memecahkan rekor transfer Premier League saat Man­ches­ ling. Sebagai catatan, angka tersebut kalah jauh dari rekor transfer termahal dunia saat itu yang mencapai 46,6 juta poundsterling yang dipecahkan Real Madrid saat memboy­ong Zinedine Zidane dari Juventus.

Barulah, 12 bulan kemudian rekor baru tercipta di Pre­mier League saat MU membeli Rio Ferdinand dari Leeds United. Ferdinand ketika itu dibeli dengan harga 29,1 juta poundsterling dan klausul lain yang total membuat harg­anya menembus 34 juta poundsterling.

Sekitar 10 tahun lalu, pemain senilai 30-an juta pound­sterling sulit sekali ditemui. Dalam periode 2002 sampai 2006 tidak ada rekor transfer baru di Inggris, baru di musim panas 2006 Chelsea melakukannya saat membawa Andriy Shevchenko dari AC Milan dengan 30,8 juta pound­sterling.

Dua tahun berselang, rekor lain pecah lagi usai Man­chester City mendatangkan Robinho dari Real Madrid dengan tebusan 47,5 juta poundsterling. Premier League memasuki level pengeluaran baru dalam periode tersebut.

Bahkan sampai lima tahun lalu angka 30-an juta pound­sterling masih belum umum. Hanya pemain-pemain ‘spe­sial’ yang bisa meraihnya, seperti Cesc Fàbregas yang pulang ke Barcelona dengan 38 juta poundsterling serta Sergio Agüero datang ke City dari Atletico Madrid.

Di transfer window tersebut, Fernando Torres mem­ecahkan rekor setelah kepindahannya dari Liverpool ke Chelsea dihargai 50 juta poundsterling. Pada hari yang sama, Liverpool mendatangkan Andy Carroll dari Newcas­tle United dengan 35 juta poundsterling.

Sementara dalam beberapa musim terakhir, nilai trans­fer pemain terus mengalami peningkatan yang signifikan. Musim lalu The Citizens mengeluarkan 134 juta poundster­ling untuk Nicolás Otamendi, Raheem Sterling dan Kevin De Bruyne.

Dari Manchester yang berwarna merah, mereka mem­ecahkan rekor transfer remaja termahal saat menebus An­thony Martial dengan 36 juta poundsterling dari AS Mo­naco. Arsenal dalam dua sampai tiga musim terakhir juga ikut meramaikan belanja mahal klub-klub Inggris, dengan di antaranya membeli Mesut Oezil di 2013 dan Alexis San­chez pada 2014.(*/Dts)

 

loading...