CIBINONG TODAY – Di hari ke-lima bulan Ramadhan, beberapa harga bahan pokok di Kabupaten Bogor mulai merangkak naik. Kenaikan terparah terjadi di harga cabai merah kriting dan cabai merah besar.

“Utuk cabe merah kriting dan cabe besar merah itu minggu lalu masih Rp30 ribu per kilogramnya. Tapi minggu ini naik jadi Rp40ribu per kilogramnya,” ujar Kepala Kepala Bidang Perdagangan pada Disperdagin Kabupaten Bogor, Jona Sijabat, Jumat (10/5/2019).

Kenaikan ini, menurutnya, hampir terjadi di semua pasar, khususnya Cibinong Raya. Selain cabai merah, beberapa bahan pokok yang juga mengalami kenaikan di antaranya, gula pasir, telur ayam ras dan tujuh jenis sayuran satu diantaranya, cabai merah.

“Untuk gula pasir, saat ini harganya sekitar Rp 13 ribu perkilo, atau naik seribur rupiah dibanding minggu lalu. Begitu juga dengan telur ayam ras yang naik Rp2 ribu, dari harga minggu lalu Rp23 ribu menjadi Rp25 ribu per kilogram,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Jona juga mengatakan, sayuran buncis juga mengalami kenaikan harga dari Rp12 ribu menjadi Rp14 ribu per kilogram. Lalu kol yang naik menjadi Rp10 ribu, dari minggu lalu Rp8 ribu. Kemudian kacang panjang naik Rp2 ribu, dari Rp12 ribu menjadi Rp14 ribu per kilogramnya, dan petai yang mengalami kenaikan harga Rp500.

“Mentimun juga harganya naik terus, minggu lalu Rp12 ribu jadi Rp15 ribu per kilogram. Kelihatannya, persediaan di pasar-pasar juga mulai menyusut,” ungkap Jona.

Dia pun menegaskan pihaknya akan terus mengawasi pasar dengan mengontrol harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri. Bahkan, Jona mengaku juga akan melaksanakan operasi di beberapa pasar dalam waktu dekat ini.

“Kalau sudah tak terkontrol kenaikannya, lalu bahan sudah langka, kita operasi lagi. Dan nanti juga kami akan adakan bazzar murah. Pertengahan atau menjelang lebaran untuk masyarakat,” tandasnya. (Asep B)

loading...