SUKARAJA TODAY – Setelah viral di media sosial, tumpukan sampah di Sungai Cipakancilan, Desa Cilebut Timur Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, diperhatikan.

Bahkan, istri dari Presiden Joko Widodo, Iriana Jokowi meninjau langsung lokasi tersebut pada Kamis (19/8/2019).

Didampingi Istri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mufida Jusuf Kalla dan Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja Jokowi-JK, kedatangan Iriana Jokowi disambut langsung Bupati Bogor Ade Yasin, istri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Atalia Praratya serta beberapa unsur masyarakat.

Sesampainya di lokasi, Iriana Jokowi  geleng-geleng kepala melihat tumpukkan sampah yang ada. Bahkan dia sesumbar tak ingin berswafoto jika sampah masih menumpuk di sungai.

“Saya mau selfie kalau tidak ada sampahnya,” kata Iriana seraya tersenyum dalam sambutannya.

Kondisi tersebut diketahui jauh lebih baik dari sebelumnya. Sebab, setelah menjadi perhatian pemerintah pusat dan viral di media sosial, para penggiat lingkungan yang diinisiasi TNI melakukan operasi bersih di sepanjang sungai.

Iriana Jokowi pun mengajak masyarakat untuk berperan dalam mewujudkan Indonesia Bersih.

Menurutnya, sampah yang dihasilkan oleh warga harus dapat di kelola untuk di daur ulang sehingga menjadi barang-barang yang lebih bermanfaat lagi.

Dia pun meminta ibu-ibu PKK untuk memberdayakan warga di Cilebut Bogor supaya bisa mengolah sampah menjadi barang berguna.

Dia juga memerintahkan Korem 061 Suryakencana untuk terus membersihkan sampah di Sungai itu sehingga nantinya bantaran Sungai Cipakancilan bisa dimanfaatkan warga sebagai tempat bermain bahkan tempat wisata.

“Kalau sudah bersih semua bisa menjadi taman bermain bisa untuk jualan, atau buat kafe-kafe. Hari ini Insha Allah sudah bersih semua,” jelasnya.

Komandan Komando Resort Militer (Danrem) 061/Surya Kencana Novi Helmi sekaligus Ketua koordinator Gerakan Indonesia Bersih di Sungai Cipakancilan menjelaskan kegiatan Gerakan Indonesia Bersihnya di Sungai Cipakancilan. Acara tersebut memang diinisiasikan setelah kondisi sungai tersebut viral di media sosial.

Setelah sungai ini viral kemudian para gabungan TNI selanjutnya menyusun organisasi gerak cepat untuk membersihkan sungai tersebut.

Kata dia, sampah yang menumpuk pun sampai saat ini belum diketahui sumbernya darimana. Karena sungai dengan panjang sekitar delapan kilometer ini berada di antara Kota dan Kabupaten Bogor.

“Dua kilometernya masuk Kota Bogor, enam kilometernya masuk Kabupaten Bogor. Sumbernya masih kita cari, kita belum tahu apa hasil masyarakat kota apa kabupaten atau bahkan warga luar Bogor yang membuang sampah sekalian lewat. Karena sungai ini tepat berada di pinggir jalan,” jelas dia.

Ia pun berjanji terus berkomitmen membersihkan sampah di sungai ini. Tidak terhenti hanya karena ada kedatangan ibu negara. (Firdaus)

loading...