Untitled-21BANDUNG, TODAY-PERS­IB langsung merencanakan latihan sore ini, Selasa (19/07/2016). Latihan ini di­gelar untuk mempersiapkan pertandingan menghadapi Persipura Jayapura, kendati tim baru tiba pagi hari tadi.

“Sore kita latihan, ada waktu istirahat buat pemain sebelum latihan sore nanti. Jadi saya kira, tidak masalah,” kata Pelatih kepala PERSIB, Djadjang Nurdjaman setiba di Jayapura.

Rombongan PERSIB tiba di Bandara Sentani sekitar pukul 07.30 WIT atau pukul 05.30 WIB. Semalam, dari Bandung tim bergerak pukul 16.00 WIB menuju Bandara Soekarno- Hatta, Cengkareng, pukul 23.30 WIB.

Bobotoh dan Viking Papua menyambut hangat tim setiba di Bandara. Pelatih Djadjang Nurdjaman dan Kapten tim PERSIB, Atep mendapat ke­hormatan dengan dipasang­kan ikat warna biru, berulis­kan Viking Papua.

Dengan beriringan mo­tor maupun mobil, bobotoh mengantar tim hingga hotel tempat menginap. Djadjang pun berharap, sambutan luar biasa ini menjadi motivasi buat timnya mencuri poin di Papua.

“Saya melihat memang bobotoh banyak dan terse­bar di mana-mana. Ini suatu kebanggaan dan mudah-mu­dahan menjadi motivasi buat kita tampil maksimal besok,” ucapnya.

Maung Bandung menar­getkan mencuri poin di laga tandangnya ini.

Djanur berharap tim besu­tannya dinaungi keberuntun­gan saat bertemu Persipura Jayapura di Stadion Mandala, Kamis (21/7), pada pekan ke-11 Indonesia Soccer Champion­ship (ISC) A 2016.

Dalam pertemuan mereka sejak Indonesia Super League (ISL), Persib belum pernah meraih poin di kandang Per­sipura di lima laga. Kekalahan terbesar yang dialami terjadi pada awal 2011. Saat itu, Persib digilas 5-1 melalui sepasang gol Ian Louis Kabes, serta masing-masing satu dari Boaz Solossa, Zah Rahan, dan Stevie Bonsa­pia.

Djadjang mengungkapkan, catatan tersebut sedikit ban­yak memberikan pengaruh terhadap mental pemain. Dj­adjang pun berharap kali ini Maung Bandung dipayungi ke­beruntungan.

“Persib memang belum pernah menang di sana, dan ini sedikit menganggu men­tal pemain. Tapi saya tak in­gin membandingkan dengan tahun-tahun lalu, baik saat masih ada Zah Rahan, atau tidak,” ujar Djanur, sapaan Dj­adjang.

“Saya tidak ingin melihat ke belakang, karena setiap pertandingan selalu ada hasil yang berbeda. Saya berharap kali ini kami beruntung.”

Hal tak jauh berbeda di­ucapkan Tantan. Walau be­gitu, Tantan menegaskan, penggawa Persib sudah siap, dan akan bekerja keras untuk meraih angka di Mandala.

“Dalam sepakbola apa pun bisa terjadi. Kami akan beru­saha meraih hasil maksimal. Kalau Allah menghendaki kita menang, tidak ada yang tak mungkin,” kata Tantan.

Menghadapi Persipura, Djanur memboyong 20 pe­main. Samsul Arif yang tak masuk ke dalam daftar pe­main ketika diimbangi Persija Jakarta akhir pekan kemarin, turut dibawa. (Imam/net)

loading...