IMG-20160717-WA0011ALFIAN MUJANI
[email protected]

Gerakan pena­naman pohon yang dilakukan Paguyuban Bu­diasi kian me­luas. Setelah melakukan penghijauan di berbagai area dengan mengandeng banyak instansi, kini paguyuban be­sutan Mayjen TNI Doni Mo­nardo (Pangdam Patimura) ini melakukan penanaman pohon di seluruh bandar udara Angkasa Pura 1 (AP 1).

‘’Sudah ada beberapa bandara di bawah Angkasa Pura 1 yang kita tanami. Nanti besok tanggal 19 Juli, kami akan melakukan survei beberapa bandara untuk di­tanami,’’ kata Peltu Wayan Budi Sutomo, pengelola Pa­guyuban Budiasi yang ber­markas di Kebun Bibit Kadu Manggu, Sentul, Kabupaten Bogor, Minggu (17/7/2016).

Jenis pohon yang ditanam di area hijau Bandara Ang­kasa Pura 1 ini disesuaikan dengan kebutuhan bandara setempat. Begitu juga jum­lahnya. ‘’Pihak pengelola bandara minta kepada kita jenis dan jumlah pohon yang akan ditanam. Bibit tersebut kita kirim dari Kebun Pem­bibitan Paguyuban Budiasi Sentul,’’ katanya.

Wayan menjelaskan, penghijauan di kawasan ban­dara AP 1 sangat penting un­tuk mengurangi hawa panas dan membuat kawasan ter­buka bandara menjadi asri dan hijau. ‘’Giat penanaman pohon di bandara ini bisa kami selenggarakan atas du­kungan penuh dari Direktur Utama PT Angkasa Pura 1 Su­lityo Wimbo Hardjito,’’ kata Wayan, ‘’Pak Wimbo memiliki komitmen yang kuat terhadap gerakan penanaman pohon di negeri ini,’’ tambah Wayan.

Beberapa Bandara AP 1 yang sudah ditanami pohon oleh Paguyuban Budiasi anta­ra lain Bandara Juanda Sura­baya, Ngurahrai Denpasar, Sepinggan Balikpapan, Ban­dara Lombok. ‘’Nanti khu­sus Bandara Ngurahrai akan kita tanami lagi, karena area terbuka hijau yang belum di­tanami pohon masih sangat luas,’’ kata Wayan.

Menurut Wayan, gerakan penanaman pohon yang di­lakukan Paguyuban Budiasi akan terus diperluas hingga lapisan masyarakat terbawah dan generasi tunas bangsa seperti di sekolah-sekolah. Karena itu, Paguyuban Bu­diasi sangat mendukung penuh Gerakan Bogor Hejo dari surat kabar Bogor Today. ‘’Di tingkat sekolah mulai TK hinga SMA, Paguyuban Budi­asi akan lebih memfokuskan pada gerakan edukasi, yaitu pengenalan secara dini an­eka ragam jenis pohon, cara menanam, dan cara memeli­haranya,’’ kata Wayan.

Seperti diketahui, salah satu penyumbang pohon terbesar Gerakan Bogor Hejo-Bogor Today adalah Pa­guyuban Budiasi. Pada tah­an awal enam bulan silam, Bogor Hejo mendapat ban­tuan 3000 bibit pohon buah-buahan dan pohon lindung. Pada tahap kedua, akhir Mei 2016, Bogor Hejo kembali mendapat sumbangan pohon dari Paguyuban Budiasi yakni 3000 bibit pohon buah-bua­han. Namun baru diambil 500 bibit pohon. ‘’Jika masih kurang, silakan ambil lagi bibit pohonnya ke Kebun Bibit Paguyuban Budiasi,’’ katanya.

Sebagai pelaksanaan dari sinergi dengan Bogor Hejo, pihak Paguyuban Budiasi akan ikut langsung dalam kegiatan penanaman pohon dan edukasi pohon di sekolah-sekolah yang menjadi target penghijauan dari Tim Bogor Hejo. ‘’Nanti kami minta jadwal kegiatan tanam pohon di sekolah-sekolah, supaya kami bisa ikut serta memberi­kan edukasi kepada anak-anak sekolah,’’ kata Wayan.

Selain dari Paguyuban Budiasih, gerakan mena­nam pohon setiap hari Bo­gor Hejo ini juga mendapat sukungan bibit pohon dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Bogor, ter­utama untuk kegiatan pena­naman pohon buah-buahan di sekolah-sekolah. (*)

loading...