Untitled-10USAI menggelar rapat penertiban angkutan perkotaan yang kerap ngetem di kawasan Jalan Tegar Beriman, Bidang Pengendalian dan Operasional (Dalops) pada Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) Kabupaten Bogor bakal menempatkan 10 petugas untuk berjaga di kawasan itu.

Oleh : RISHAD NOVIANSYAH
[email protected]

Kasi Dalops DLLAJ Kabupaten Bogor, Bisma Wisuda menjelaskan, usai mendapat 60 ang­gota Dalops baru lewat pihak ketiga (outsourching), maka penyebarannya selain di sim­pul-simpul macet, juga untuk ‘nongkrong’ di tempat yang kerap dijadikan terminal liar oleh angkot.

“Sudah efektif berjalan kok. Nanti ada 10 personel di depan Cibinong City Mall (CCM) hing­ga persimpangan Bambu Kun­ing, Bojonggede,” kata Bisma, Selasa (3/5/2016).

Bisma menambahkan, dalam rekomendasi itu juga mengharuskan adanya penin­dakan secara terus menerus untuk benar-benar membuat steril kawasan tertib lalu lintas, Jalan Tegar Beriman.

“Sebenarnya penindakan itu dari dulu juga ada. Tapi, angkot-angkot itu, pas ada petugas, mereka pergi. Giliaran tidak ada, balik lagi. Makanya, dengan ada tenaga baru, maka akan ada petugas yang jaga dis­ana,” tukas Bima.

Sanksi terberat jika angkot terus membandel, sanksi ter­berat tentunya pencabutan izin trayek. Seperti diung­kapkan Kabid Terminal dan Angkutan Jalan DLLAJ, Dudi Rukmayadi, trayek angkot 34 yang kerap mangkal disana akan dievaluasi.

“Ya soalnya memang sudah menurun kuantitas penumpang­nya. Jadi akan kami evaluasi lagi. Kalau sudah ditertibkan masih membandel, ya pasti akan di­cabut trayeknya,” kata Dudi