CILEUNGSI TODAY – Pelaku tindak pidana percobaan penipuan dengan modus ganjal Anjungan Tunai Mandiri (ATM) terhadap Kapolsek Cileungsi Kompol Endang Kusnandar akhirnya terungkap.
Pelaku berinisial MP (16) yang merupakan anggota komplotan.

MP diringkus polisi ketika hendak kabur lantaran ketahuan mencoba menggasak uang di dalam ATM milik Kapolsek Cileungsi, yang saat itu menjadi santapan aksinya.

Berdasarkan identitasnya, MP diketahui warga Desa Bedeng, Kecamatan Buay, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan dan berprofesi sebagai petani.

Kapolsek Cileungsi, Kompol Endang Kusnandar menuturkan MP saat ditegur dengan sebutan penipu mulai merasa tak aman, sehingga sempat memberikan perlawanan saar hendak berupaya ditangkap.

“Dia sempat melawan saya saat hendak diringkus. Kemudian lari keluar,” kata Kapolsek Cileungsi Kompol Endang Kusnandar, kepada wartawan, Jumat (5/6/2020).

MP dapat dibekuk petugas yang turut menemani Kapolsek saat hendak mengirim uang kepada keluarganya di rumah.

“Mau kirim uang ke orang rumah. Memang saya dengan anggota lainnya. Saat berlari pelaku langsung ditangkap,” urai dia.

Dia menyebut, akibat aksinya MP terancam terjerat dua pasal tindak pidana. Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman penjara kurang lebih empat tahun.

Sementara itu, kata dia, tindakan melawan petugas kepolisian yang dilakukan pelaku merujuk kepada ancaman pasal 212 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama satu tahun.

“Pelaku telah diamankan di Polsek Cileungsi dengan sejumlah barang bukti yang berhasil kami kumpulkan,” beber dia.

Adapun barang bukti yakni satu unit ponsel genggam, satu botol lem Korea, dua double tape putih, satu gunting kecil, obeng, satu kartu ATM BNI, dan 15 kartu ATM berbagai bank yang tertelan.

“Diduga lubang mesin ATM sudah dimodifikasi oleh pelaku. Barang bukti lainnya yakni satu plastik mika yang menempel di mulut mesin ATM,” tandas dia. (Bambang Supriyadi)