Foto-HL-SMPN-3-Bogor

BOGOR, TODAY – Sebanyak 19 orang siswa dan siswi SMP Negeri 3 Bogor dib­erangkatkan hari ini, Jumat (29/05/2015) ke Cirebon untuk mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) pada 29 Mei hingga 1 Juni 2015 mendatang. Kontingen SMP Negeri 3 Bogor didam­pingi 1 orang pendamping untuk me­wakili Kota Bogor di ajang O2SN Tingkat Jawa Barat. SMP Negeri 3 Bogor yang beralamat di Jl. Malabar Blok Maxindo No.17, Bogor Tengah, Kota Bogor men­jadi sekolah pengirim atlet terbanyak dari 52 orang atlit SMP yang mewakili Kota Bogor. Atlit-atlit muda dari SMP Negeri 3 Bogor mewakili Kota Bogor di cabang atletik sebanyak 2 orang, bulutangkis 4 orang, tenis meja 1 orang, tenis lapan­gan 1 orang, renang 1 orang, basket 6 orang dan volley ball 4 orang.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Hu­mas SMPN 3 Bogor, Sopyan Maolana Kosasih,S.Pd menjelaskan SMP Negeri 3 Bogor memang ditunjuk dan dipercaya oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat untuk mendidik para atlit muda berbakat dengan membentuk Kelas Olahraga (KOR) sejak 2011. Keberhasi­lan sekolah ini mengarahkan potensi dan prestasi para siswanya memang bukan isapan jempol. murid kelas olahraga mempunyai perilaku yang positif. “Ses­uai dengan jiwa olahraga, semua murid bisa menunjukkan perilaku yang disiplin dan taat pada aturan. Karena itu mereka akan lebih mudah diarahkan ke depan­nya,” ungkap Sopyan.

Tak hanya di O2SN Tingkat Jawa Barat, di Pekan Olahraga Nasional (PON), 2 siswanya merupakan atlit se­lam yang handal. Kedua siswa itu, Ba­gas Dwi Astiandi, siswa kelas 9B dan Angel Patricia Fanya, siswa kelas 9G merupakan atlit yang diandalkan. Dalam Kejuaraan Nasional di Riau, Bagas dan Angel masing-masing berhasil meng­gondol 4 emas. Sementara atlit angkat besi, Siti Fatimah dari kelas 7A berhasil meraih medali perak dalam Porda Jawa Barat. Perenang Arina yang kini mewakili Kota Bogor juga merupakan atlit muda peraih 7 emas renang. Sementara Er­wan, M.M, pelatih fisik dan atletik, seka­ligus koordinator Kelas Olahraga di SMP Negeri 3 Bogor menuturkan, sekolahnya berusaha menjadi gudang prestasi olah­raga dan bibit unggul atlit dengan mem­berikan pelatihan yang sesuai porsi, minat sekaligus bakat yang dimiliki para siswanya. “Pelatihannya disesuaikan dengan kondisi fisik dan kebutuhan atlit. Untuk mengolah kemampuan khusus, pelatihan dikerjasamakan dengan Club atau Pengcab,” tuturnya.

Salah satu atlit muda yang mewakili Kota Bogor di ajang O2SN 2015, Galuh Sekar Kinasih mengungkapkan kesia­pannya untuk memberikan prestasinya yang terbaik bagi Kota Bogor. “Insya Al­lah, siap dan selalu semangat demi Kota Bogor,” ujar gadis kelahiran Padang, 17 Agustus 2002 ini. Putri kebanggaan Udin Nurcahyo dan Hesti Kurnianing­sih yang masih duduk di kelas 7A ini mewakili Kota Bogor sebagai atlit Tenis Meja. “Dulu waktu diperkenalkan tenis meja, kalau diajakin sama guru harus minta eskrim dulu,” kenangnya. Seiring waktu, Galuh membuktikan kehandalan­nya dan pernah meraih menjadi Juara 2 se Jawa Barat tahun 2013. Selain itu, ia juga peraih Juara 2 Unpad Open Tur­namen 2014, Juara 1 Kadet Putri BTW Cup 2014. “Saat ini aku sudah latihan setiap hari, makan teratur, minum susu dan buah-buahan,” ungkapnya penuh semangat dan kebanggaan.

Tak kalah semangat, Rizacho Azma Lukman yang mewakili Kota Bogor di cabang olahraga Bulutangkis juga siap memburu medali di O2SN tahun ini. “Saya me­mang harus pu­nya mental juara sebab saya ingin menjadi pebulu­tangkis kelas du­nia,” tutur siswa kelas 7A kelahiran Brebes, 8 Okto­ber 2001. Putra dari Sodikun dan Cholidah ini men­jadi Juara 1 O2SN tingkat SD Kota Bo­gor sebagai Juara 1 dan merupakan Juara 2 di tingkat Jawa Barat. “Pen­galaman bertanding menjadi modal un­tuk maju dan selalu siap menghadapi lawan,” ujar Juara 1 SIDU CUP 2013 itu. Hal senada diutara­kan Prayoga Prasetyo. Satu-satunya atlit tenis lapang yang mewakili Kota Bogor ini adalah putra dari Sumarwan dan Sopiah kelahiran Bogor, 10 Agustus 2002. “Ayah memang suka tenis lapang. Aku merasa diberi semangat,” ujar peraih Juara 2 Brimob Cup 2012, Juara 1 Gan­da Brimob Cup dan Juara 3 Nasional di ajang AFR Remaja Tenis, Jakarta.

Semangat berprestasi para siswa SMP Negeri 3 Bogor juga tak hanya di bidang olahraga. Pembelajaran dan keilmuan lain juga tampak menonjol. Keceriaan dan kesenangan untuk belajar semakin diper­lihatkan para siswa di seko­lah ini saat dikunjungi BimbinganBelajar Smartplus yang menggelar “Smartplus Goes to School” dengan memberi pembelajaran yang me­nyenangkan di 18 kelas siswa kelas 7 dan 8. “Program ini memang diawali di SMP Negeri 3 Bogor dengan memberikan bea siswa pendidikan bagi pelajar di sekolah ini senilai Rp 200 juta,” ungkap Syahril Ilhami, CEO Smart Plus Bogor. Ia menambahkan, kelebihan Smartplus sebagai bimbingan belajar mem­berikan nilai soft skill, ada rasa empati, tenggang rasa, tolong menolong dan lain-lain. Bimbel ini menawarkan metode belajar yang fun, ener­gik dan menyenangkan. “Mereka diajak untuk memahami bahwa Matematika itu gak ada yg sulit, bisa dikerjakan dengan nyaman, gembira, sekaligus tetap cerdas dan berakhlak,” tambahnya.

Oleh : RIFKY SETIADI
[email protected]

1 KOMENTAR

Comments are closed.