BOGOR TODAY – Pasca di rotasi, para pejabat eselon IV dan III dilingkungan Pemerintah Kota Bogor mulai bekerja di instansinya masing-masing, seperti halnya dilakukan Lurah Bubulak yang baru Eka Deri Rahmat Irawan yang menggantikan lurah lama Asep Faizal Rahmat yang hijrah ke Kelurahan Sindangsari.

Namun sebelum bekerja, keduanya menggelar tradisi pisah sambut di salah satu rumah makan di Jalan Cipor, Kelurahan Bubulak, Kecamatan Barat, Kota Bogor. Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat dan staf Kelurahan Bubulak dan Sindangsari.

Asep Faizal Rahmat mengatakan, dirinya bekerja di Kelurahan Bubulak ini sudah satu tahun dua bulan dan selama menjabat, dirinya mengaku di kelurahan Bubulak ini sudah ada suatu perubahan mindset di masyarakat terutama soal kebersihan lingkungan.

“Di sini saya bekerja 1 tahun 2 bulan. Kalau prestasi saya tidak mengklaim ada suatu prestasi ya, cuma yang saya rasakan ada sedikit perubahan mindset di masyarakat. Yang paling terlihat di RW 11, dimana yang tadinya sungai cibenda dipenuhi sampah plastik dan lainnya, sekarang alhamdulillah dengan adanya program gerakan pungut plastik yang kita lakukan kini sudah bersih, bahkan menjadi wilayah edukasi wisata dan juga ada perkembangan ekonomi wisata di sana,” kata Asep yang kini menjadi Lurah Sindangsari.

Meski begitu, Asep mengaku, bahwa selama bekerja di Bubulak ada beberapa PR yang belum diselesaikan dan berharap bisa diselesaikan dengan lurah yang baru. PR tersebut diantaranya terkait masalah Rumah Pemotongan Hewan (RPH), dimana RPH ini masih menimbulkan masalah tahunan terlebih ketika menjelang iduladha.

“Mudah-mudahan lurah yang baru dengan dinas pertanian bisa mencarikan solusi terbaik, supaya masalah tahunan itu menjadi hilang,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Asep, di Bubulak juga nantinya akan menjadi lintasan program pemerintah yaitu Bogor Forest Science Park (Bofos) atau kebun raya kedua. “Jadi, sepanjang jalan Cifor akan ada penataan, pedestrian dan lain sebagainya, sehingga ini kedepan menjadi konsent lurah yang baru,” tuturnya.

Masih kata Asep, di Bubulak juga ada rencana revitalisasi terminal Bubulak park and ride, dimana program ini juga harus ada penataan bagian drainasenya, tata letak tempat sampahnya dan lain sebagainya, sehingga penataan dibagian lingkungan menjadi lebih baik lagi.

Menanggapi hal itu, Lurah Bubulak Eka Deri Rahmat mengatakan, pihaknya akan coba melanjutkan program yang sudah berjalan, kemudian akan menindaklanjuti apa yang sudah disampaikan lurah lama.

“Saya sudah koordinasi dengan bu camat, memang RPH ini menjadi masalah tahunan ya, terutama saat iduladha. Jadi nanti akan coba kita koordinasikan tentang bagaimana solusinya. Saat ini saya tidak bisa berbicara banyak, saya akan terus melakukan komunikasi atau koordinasi dengan pegawai kelurahan, kemudian sosialisasi juga dengan masyarakat terkait permasalahan apa saja yang terjadi di masyarakat,” katanya.

Eka menambahkan, bahwa saat ini pihaknya akan terlebih dulu fokus terhadap penanganan covid19. “Kemarin saat pelantikan, pak wali menyampaikan semua ASN tidak boleh diam, harus turun kelapangan, harus siap berperang melawan covid dan saya akan jalankan perintah itu sebaik mungkin,” tandasnya. (Heri)