BOGOR TODAY – Pada pertandingan lanjutan Liga 1 Shopee Persija Jakarta melakukan laga tandang ke Stadion Pakansari, Cibinong melawan Tira Persikabo Selasa, (16/7/2019).

Gol pembuka di menit ke-7, Marco Simic tidak membuat para pemain Tira Persikabo gentar, selang 2 menit kemudian gol penyama kedudukan dicetak oleh Loris pada menit ke-9.

Pada menit ke-22, Tira Persikabo membalikkan kedudukan. Umpan mendatar Ciro Alves dapat dimaksimalkan Osas Saha untuk membobol gawang Persija yang dikawal Shahar Ginanjar.

Pada menit ke-31, Persija mendapat tendangan penalti setelah Loris Arnaud melanggar Riko Simanjuntak di dalam kotak pertahanan Tira Persikabo. Simic yang menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik dan membuat kedudukan menjadi 2-2.

Dua menit sebelum paruh pertama pertandingan berakhi, Tira Persikabo kembali unggul. Umpan silang Osas Saha disambut sundulan Rifad Marasabessy. Gol itu membuat Tira Persikabo menutup babak pertama dengan keunggulan satu gol.

Dengan hasil skor 3 – 2 pada babak pertama, gol yang diciptakan oleh dua gol Simic untuk Persija dan 1 gol Osas, 1 gol Riffad serta 1 gol Loris untuk Tira Persikabo.

Memasuki babak kedua, Tira Persikabo tampil percaya diri. Tira Persikabo mendapat tendangan penalti setelah pelanggaran yang dilakukan Tony Sucipto pada menit ke 59. Eksekusi yang dilakukan Ciro Alves menaklukkan Shahar Ginanjar.

Pertandingan dengan skor akhir yang meyakinkan, 5 – 3 dengan tambahan gol dari Simic untuk Persija dan Osas serta Ciro untuk Tira persikabo membuat Persikabo memuncaki klasemen sementara liga 1.

Rahmad Darmawan pelatih Tira Persikabo mengatakan, diawal permainan seperti kurang greget permainannya, ternyata masih punya spirit hingga 20 menit awal.

“Terus waspada dan menjaga sikap di luar maupun di dalam lapangan untuk pertandingan berikutnya, terus berusaha. Secara keseluruhan tidak memiliki waktu banyak untuk latihan, selain itu persija mempunyai pressing yang bagus terutama dilini sayap Persija,” ujarnya.

Dengan ada atau tidak adanya pressure dari penonton itu tergantung bagaimana fokusnya pemain. “Selain itu pemain jangan puas dahulu dengan hasil seperti ini, Persikabo beruntung karena Persija tidak menurunkan full timnya dikarenakan beberapa pemain yang cidera,” jelasnya.

Sementara itu, Rezaldi Banuelos pelatih Persija Jakarta menambahkan, suporter cukup berpengaruh terasa hampa tanpa adanya The Jak Mania. “Mulanya unggul, tetapi dipertengahan pertandingan hilang konsentrasi. Kesalahan yang terjadi bukan di seseorang, tetapi tim,” tutur Rezaldi.

Dengan hasil ini, Tira-Persikabo mempertahankan diri di puncak klasemen sementara Liga 1 2019 dengan 19 poin. (Adit)

loading...