BOGOR TODAY – Direktur Taman Sari Indonesia (TSI) Jansen Manansang, menanggapi imbauan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil. Ia menerangkan soal larangan bagi warga luar Jabar yang akan berkunjung ke TSI.

Jansen menyebut bahwa pihaknya sudah menyiapkan langkah agar jumlah pengunjung ke TSI tidak membeludak, terutama dari luar Jabar. Pihaknya akan menerapkan sistem pendaftaran secara daring (online).

“Mungkin yang disarankan online lebih bagus nanti dengan cara ini bisa disaring semuanya lewat KTP domisili. Ini untuk menjaga supaya kita sama-sama tercapai safari berjalan terus yang baik,” ucap dia kepada wartawan.

Jansen mengakui ada peningkatan pengunjung mencapai 15 persen sejak dibuka pada 15 Juni lalu. Ia juga tak menampik, rata-rata wisatawan yang berkunjung berasal dari luar Jabar terutama dari Jakarta.

“Kalau pengunjung Jakarta banyak, kalau di luar Jawa Barat dari sini atau Semarang apa itu kurang. Kalau Jakarta, Jabodetabek banyak dari sana ya,” tutur Jansen.

Jansen memastikan, TSI tetap menerapkan protokol kesehatan kepada para wisatawan. Hal itu demi mencegah potensi penularan virus corona.

“Kita memperlihatkan dari pada peraturan protokol yang pemerintah terapkan sehingga kita lakukan semuanya. Restoran take away, rekreasi tutup dulu seperti kolam berenang shownya yang di lapangan terbuka saja, yaitu burung, dan lainya,” tutupnya. (Bambang Supriyadi)