Untitled-6CATALAN – Atletico Madrid harus men­gakui keunggulan Barcelona. Bermain den­gan 10 orang usai Fernando Torres dikartu merah disebut menyulitkan upaya Atletico. Mereka pun menyerah 2-1 di Camp Nou, Rabu (6/4/2016) dinihari WIB.

Atletico sempat unggul lebih dulu lewat gol Fernando Torres pada menit ke-25 sebe­lum menerima dua kartu kuning pada me­nit ke-29 dan 39, sebelum Luis Suarez dua gol kemenangan untuk Barca.

Kalah jumlah pemain, Atletico mulai kewalahan meladeni tekanan yang terus dilancarkan tuan rumah. Gawang mereka akhirnya jebol dua kali lewat aksi Suarez di menit ke-63 dan 74.

Winger Atletico, Yannick Carrasco, tak menampik kalau kartu merah untuk Tor­res mempengaruhi permainan timnya. Kini dia berharap Atletico bisa membalikkan keadaan di leg kedua yang akan digelar di Vicente Calderon pekan depan.

“Kami bermain baik sampai kami harus bermain dengan 10 orang. Selalu sulit ber­main dengan 10 orang khususnya melawan Barcelona,” ujar Carrasco seperti dikutip dari situs resmi UEFA.

“Di awal pertandingan kami bermain baik, tapi kemudian bermain 55 menit rasanya seperti waktu yang sangat lama. Di leg kedua akan ada suporter di belakang kami dan kami bisa melakukannya,” kat­anya.

Sementara bek kiri Atletico, Felipe Luis itu sampai menuding Barcelona mendapatkan perlindungan dari wasit dan UEFA. “Kami memulai dengan baik sampai akhirnya kartu merah yang tidak adil mengubah semuanya. Kami tahu, yang seperti ini bisa terjadi,” ujar Luis seperti dilansir AS. ­

“Ini memalukan. Saya su­dah membuat pernyataan keras soal Lionel Messi di La Liga (Luis mengatakan bahwa Messi dilindungi pers dan La Liga, red), tapi saya pikir Barca juga mendapatkan perlindungan. Kami betul-betul terhukum. Ini menyakitkan. Mengeliminasi Barca rupanya menciptakan gempa. Gempa itu bisa merugi­kan UEFA,” tukasnya.

Setelah bermain dengan 10 orang, Atletico lebih banyak ber­tahan. Sebaliknya, Barca men­gurung habis pertahanan mer­eka. Hasilnya, Barca mencetak dua gol lewat Luis Suarez. “Kami superior (ketika 11 vs 11), ber­main dengan gaya kami sendiri, bertahan amat dalam dan mem­balas lewat serangan balik. Dua kartu itu membuang percuma kerja keras kami sepakan ini,” kata Luis.

Kubu Atletico boleh jadi berang dengan kartu merah F Torres yang menyebabkan kekalahan dari Barcelona. Na­mun sebaliknya, kubu Blaugra­na menilai Torres pantas diusir karena pelangggaran yang di­lakukannya.

“Saya melihat kartu kuning pertama Torres dan itu wajar. Saya harus melihat kartu kuning keduanya,” ujar Direktur Teknik Barca Robert Fernandez seperti dikutip AS.

“Wasit (Felix Brych) sudah melukai kami berdua karena dia harusnya mengkartu­merah Lucas yang melang­gar Neymar. Dan dia bisa saja memberi kartu kuning lebih cepat kepada Jan Oblak. Dia sudah merugikan kedua tim,” sambungnya.

“Atletico akan bicara banyak soal pengusiran Torres, namun para pemain harus hati-hati ke­tika mereka sudah mengantungi kartu kuning, khususnya saat ti­dak memegang bola,” tutupnya.

(Rishad/Net)

loading...