BOGOR TODAY – Dimasa Pandemi Covid-19, banyak perusahaan yang mengalami kebangkrutan dan berdampak pada meningkatnya angka pengangguran. Salah satu alternatif warga untuk tetap bisa memenuhi kebutuhan dapurnya yakni berwirausaha, contohnya menjadi pelaku UMKM.

Pemerintah pun terus mensuport dan terus memperhatikan para pelaku UMKM salah satunya dengan menggelar bazar produk UMKM, seperti yang di lakukan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor yang bertempat di halaman kantor Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor, Cibinong, Rabu (9/9/2020).

Willys Sugiarto ketua Forum UMKM Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor mengatakan, Bazar UMKM ini diikuti oleh pedagang UMKM dari Kecamatan Ciawi berlangsung sudah selama tiga hari. Hal ini dilakukan untuk mengakomodasi pedagang UMKM dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor.

“Sebanyak 400 anggota yang aktif sudah terdaftar di UMKM Kabupaten Ciawi dengan jenis macam usaha termasuk dari konveksi, Alas kaki, makanan dan kerajinan tangan, semua hadir pada hari ini termasuk tanaman hias,” kata Willys.

Willy menuturkan, dengan adanya Bazaar di Diskop ini agar anggotanya jadi tau produk dari Kecamatan lain, walupun sama tapi tetap bisa membedakan merek dan dari segi kualitasnya.

“Para pedagang pun tidak dipungut biaya serta difasilitasi, sehingga omzet yang didapat begitu lumayan selama 3 hari ini,” ujarnya.

Iapun menyebutkan produk hasil UMKM Kecamatan Ciawi diantaranya Aneka roti bolen, telur asin, keripik serta sayuran dari hasil kelompok tani Kecamatan Ciawi.

Kedepannya Willys bertujuan untuk mengadakan pelatihan bagi para UMKM. Menurutnya, untuk pelatihan memang sangat terbatas dari satu ke kecamatan hanya difasilitasi beberapa orang.

“Tapi kita sebetulnya lebih banyak yang membutuhkan sertifikasi Halal dan izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). Allhamdulillah perizinan UMKM sekarang sudah mulai sadar dan dia harus mempunyai legalitas UMKM dan NIB, itu gratis dan online dibantu oleh Diskop dibuatkan secara gratis,” pungkasnya. (Adit)