Valentino Rossi terus berusaha mengembangkan besutannya demi meraih podium. Selain punya silencer baru untuk knalpot YZR-M1, kemarin Rossi juga sempat jajal thumb brake alias rem belakang yang dioperasikan dengan jari di stang. Setelah menjajal rem roda belakang yang terletak di setang ini, Valentino Rossi menunjukkan kalau ia sepertinya ketagihan.

“Saya menggunakan thumb brake, saya mengetes thum brake dan saya juga mengetes untuk mengerem seperti skuter,” ungkap Valentino Rossi dikutip dari MotoGP.com.

“Itu sangat menarik, itu tidaklah buruk,” beber juara dunia 9 kali ini dengan wajah sumringah.

Soal penggunaan ‘rem jempol’ ini, Rossi memang butuh waktu untuk penyesuaian. Letaknya yang bersebelahan dengan kopling menuntut pembiasaan antara menarik tuas kopling dan tuas rem.

“Ya, kamu menggunakan kopling ketika start. Tapi bagaimana pun, start sangatlah penting,” jelasnya.

“Tetapi problem dari ini (thumb brake) adalah kekurangan ruang. Karena setelah kamu melepas kopling seperti ini, mengerem seperti ini (sembari memainkan tangan ke atas dan ke bawah), itu tidaklah mudah,” beber Rossi.

“Thumb brake mungkin jelas lebih mudah, mungkin juga bisa berguna di masa depan. Karena, jika kamu memiliki semua rem seperti ini (di setang) ketika berada di tengah tikungan, itu akan lebih mudah,” tutup Rossi.

Memang thumb brake di Yamaha sendiri bukan hal baru, pasalnya di World Superbike alias WSBK sendiri, Michael van der Mark dari tim Yamaha sudah memakai di YZF-R1. Dan, tipe rem yang dipakainya bukan tipe menekan dengan ibu jari, melainkan dengan menarik tuas layaknya motor matic.

Nah, jadi di motor balap tim Pata Yamaha itu ada dua tuas atas-bawah di setang kiri.(Net)

 

 

 

 

loading...