Untitled-20BANDUNG, TODAY– Jakarta Viking Persib Club memberikan pujian untuk Persib Bandung, khususnya pelatih Dj­adjang Nurdjaman yang mampu men­gangkat performa tim pada ajang Tor­abika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo.

Seperti diketahui, pada pekan ke- 11 Persib sukses memupus rekor buruk di kandang Persipura Jayapura dengan mengalahkan tuan rumah 2-0 di Sta­dion Mandala Jayapura, Papua, Kamis (21/7/2016).

Tedy Sutardi, salah satu pentolan Viking Persib Club (VPC) mengaku san­gat bangga dengan pencapaian Maung Bandung karena Persipura termasuk tim yang selalu menjadi pesaing Persib di kompetisi.

“Hasil imbang di kandang Persi­pura saja sudah bagus, apalagi Persib bisa menang 2-0, luar biasa. Sebagai bobotoh tentu senang. Saya berharap Persib kembali bisa menang di kandang Semen Padang (Stadion H Agus Salim, Padang),” ucap Tedy kepada Bola.com di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Band­ung, Sabtu (23/7/2016).

Menurut Tedy, kunci kemenangan Kim Kurniawan dkk. di kandang Per­sipura karena Persib bermain penuh kesabaran dan strategi bagus yang diterapkan pelatih Djanur, sapaan akrab Djadjang.

“Kalau saat melawan Persija terlihat penuh hawa nafsu, pada­hal strategi sudah bagus, apabila sabar saya yakin lawan Persija pun bisa menang,” lanjut Tedy.

Pada kesempatan itu, Tedy juga memuji taktik yang diter­apkan Djanur, termasuk dalam menempatkan komposisi pe­main serta dalam memilih start­ing eleven dan pemain cadan­gan.

“Bisa lihat gol kedua ke gawa­ng Persipura karena kerja sama apik Samsul Arif dan Atep, yang keduanya dicadangkan Djanur. Itu saya kira bagian dari strategi dari pelatih juga,” kata Tedy.

Tedy berharap kemenangan di Persipura bisa berlanjut di kandang Semen Padang, pada Senin, 25 Juli di Stadion H Agus Salim, Padang. Ia yakin Djanur memiliki strategi jitu kembali untuk me­numbangkan tim tuan rumah.

“Kami ingin merayakan sebagai tanda keberhasilan Persib menang di kandang Persipura, tapi karena kami sedang fokus persiapan puncak ulang tahun Viking di Ciwidey (19-21 Agustus) jadi mungkin sekalian saja,” pungkas­nya. (Imam/net)

loading...