CIBUNGBULANG TODAY – Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan mendampingi Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral, Ignasius Jonan pada peresmian Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) bertempat di Pondok pesantren Mifhatul Huda, pada Rabu (20/3/2019).

Dalam sambutan selamat datang nya sebagai diketahui PJU-TS adalah lampu penerangan jalan yang menggunakan cahaya matahari sebagai sumber energi dan terintegrasi dengan baterai, sehingga sangat cocok digunakan untuk jalan-jalan di daerah-daerah yang belum terjangkau oleh listrik PLN dan juga daerah daerah yang mengalami krisis energi listrik, terutama di daerah terpencil.

“Adapun total keseluruhan bantuan yang diserahkan pada kesempatan ini sebanyak 900 titik yang akan didayagunakan di 176 Desa di 38 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Masih menurut Wabup selain bermanfaat dalam meningkatkan kenyamanan dan ketenangan masyarakat dalam beraktivitas serta menurunkan angka kriminalitas, keberadaan PJU-TS juga memberikan dampak yang signifikan bagi efisiensi penggunaan dana karena tidak perlu membayar biaya listrik kepada PLN.

Wakil Bupati Bogor juga melaporkan bahwa PJU yang terpasang di Kabupaten Bogor sampai dengan tahun 2018 sebanyak 25.423 titik tersebar di 40 Kecamatan, baik bersumber dari bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, maupun dari badan pengelola transportasi Jabodetabek. Khusus untuk tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Bogor dengan dukungan APBD telah memasang penerangan jalan umum 600 titik di 40 Kecamatan.

“Mengingat masih banyak kawasan yang belum memperoleh lampu penerangan jalan, maka Pemerintah Kabupaten Bogor kepada Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral Republik Indonesia sebanyak 2000 titik yang tersebar di 40 Kecamatan,” pintanya.

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral, Ignasius Jonan mengungkapkan, tahun 2019 ini akan membangun 21 ribu unit PJU tenaga surya di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 2.400 di antaranya diberikan ke Provinsi Jawa Barat. “Tadinya 600 tapi tambah lah jadi 1.000 untuk Kabupaten Bogor,” ujarnya

Jonan juga berharap, sebaran PJU-TS di Bumi Tegar Beriman lebih merata. Pemberian tambahan dari 600 ditambah 400 unit pun, karena penduduk Bumi Tegar Beriman sangat besar.

“PJU Tenaga Surya yang paling penting melayani masyarakat dalam bidang penerangan tanpa menimbulkan tambahan polusi,” jata Jonan.

Kata Jonan, selain minim polusi, PJU-TS bisa menghilangkan tagihan listrik kepada pemerintah. “Kecuali industri ya. Kalau untuk pelayanan tidak ada tagihannya,” tegas Jonan.

Sementara itu, Direktur Aneka Energi Baru dan Terbarukan Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral, Harris menjelaskan, pengadaan PJU-TS itu kini masih dalam proses lelang.

“Yang 600 itu dalam proses lelang. Tapi tadi Pak Menteri bilang ada tambahan 400 jadi 1.000 unit untuk Kabupaten Bogor. Tentu itu akan kita tindak lanjuti,” katanya.

Dia menjelaskan, 1.000 PJU-TS di Bumi Tegar Beriman bisa menerangi jalan sepanjang 50 kilometer. “Satu PJU-TS sebaran cahanya 50 meter,” jelas Harris. (Firdaus)

loading...