CIBINONG TODAY – Wacana pembentukan Provinsi Bogor Raya yang digembar-gemborkan Pemerintah Kabupaten dan Kota Bogor, nampaknya harus dikubur dalam-dalam. Dengan tegas, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tidak menyetujui wacana tersebut.

Menurut Emil, begitu pria ini disapa, pembentukan Provinsi Bogor Raya bukanlah persoalan yang tingkat kepentingananya berada dalam prioritas untuk dibangun.

“Sudah saya sampaikan, itu (Bogor Raya-red) tidaklah urgent. Jadi belum ke arah sana,” kata Emil kepada wartawan usai menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka Tingkat Jawa Barat ke-58 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (22/8/2019).

Kata Emil, ada yang lebih penting daripada pembentukan Provinsi Bogor Raya, yakni pemekaran wilayah yang saat ini tengah berproses.

“Jadi lebih baik dimekarkan, apalagi sasaran kita adalah agar pelayanan kepada masyarakat lebih dekat dan bisa terakomodir,” tegas Emil.

Sebelumnya, Bupati Bogor Ade Yasin mengakui jika pemekaran wilayah termasuk di Kabupaten Bogor yang kini tengah berproses yakni Bogor Barat dan Bgoro Timur merupakan salah yang diprioritaskan.

Namun menurutnya, pembentukan Daerah Otomi Baru (DOB) adalah sinyal untuk pembentukan Provinsi Bogor Raya.

Bahkan, Ade Yasin pun merencanakan pertemuannya dengan Walikota Bogor, Bima Arya untuk melakukan kajian bersama tentang wacana Provinsi Bogor Raya tersebut.

“Ya saya akan bertemu dengan Pak Bima. Dalam obrolan nanti, kita akan bahas soal Provinsi Bogor Raya. Kita akan mengkaji bersama agar arahnya jelas, apakah jadi provinsi atau kemana arahnya. Intinya kita akan bicara dulu ya, kita coba saja dulu,” ungkap Ade Yasin. (Firdaus)

loading...