CIBINONG TODAY – Wakil Gubernur ( Wagub) Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum melakukan safari ramadhan dan penyerahan santunan kepada fakir miskin di Kabupaten Bogor, bertempat di masjid Agung Baitul Faidzin,pada Kamis 16 Mei 2019 kemarin.

Uu – sapaan akrabnya – mengatakan, Safari Ramadhan 1440 H/2019 sebagai sarana untuk menjalin kebersamaan dan kedekatan dengan masyarakat dan berserta jajarannya pun berkeliling ke seluruh kota dan Kabupaten di Jawa Barat.

“Tujuan dari Safari Ramadan adalah silaturahmi dan membangun kebersamaan antara Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dengan Pemerintah kota dan Kabupaten, beserta masyarakat,” katanya

Kepada kepala daerah dalam hal ini Bupati atau Wakil Bupati Bogor, Uu mengajak berkolaborasi dalam melaksanakan pembangunan di Provinsi Jawa Barat.

“Kami ingin kebersamaan dan kolaborasi agar Jawa Barat semakin kuat, Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat kan tidak punya wilayah karena yang punya ialah Bupati-Wali Kota hingga kita harus menyesuaikan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) antara Pemprov Jawa Barat dengan pemerintah kabupaten dan kota,” papar Uu.

Uu yakin dengan sesuainya RPJMD antara Pemprov dengan Pemkab maka pembangunan di Jawa Barat bisa semakin maksimal walaupun total Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kita tidak sebesar daerah lain (DKI Jakarta).

“Kepala daerah harus mengawal jangan ada yang ‘menyelonong’ dan tolak aspirasi masyarakat yang  tidak sesuai RPJMD, taatilah E Planning dan E Budgeting. APBD kita walaupun saalit (kecil) tetapi harus bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Uu Ruzhanul Ulum melanjutkan jajarannya juga memberikan bantuan kepada pesantren dan santri salafiyah yang tidak tercover oleh Kementerian Agama maupun Kementerian Pendidikan.

“Agar memaksimalkan bantuan ini kami akan membuat Peraturan Daerah (Perda) Pesantren, kalau hibah tahun ini dapat tahun depan tidak boleh dapat hingga kalau ini masuk APBD maka kami akan memberikan bantuan kepada pesantren, santri dan kyai tanpa harus mengajukan proposal,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan melaporkan peningkatan kewaspadaan juga dilakukan berkaitan dengan potensi bencana, termasuk bencana kebakaran, karena cuaca ekstrim berupa hujan dan panas berkepanjangan serta suhu panas yang sangat tinggi setiap hari.

disamping itu, menurut Wabup pelayanan kebersihan juga ditingkatkan, meningat di bulan suci ramadhan terjadi kenaikan volume penumpukan sampah akibat dari tingginya aktifitas pasar, perdagangan skala besar, perdagangan skala kecil dan sampah rumah tangga.

Ia juga menambahkan khusus berkaitan dengan stabilitas harga pangan yang lazim mengalami peningkatan menjelang hari raya idul fitri, Pemerintah Kabupaten Bogor telah melaksanakan operasi pasar sebagai langkah proaktif untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga wajar.

“Pemerintah Kabupaten Bogor telah melaksanakan operasi pasar di sejumlah Kecamatan,”ujarnya.

Selanjutnya, Wakil Bupati juga mengatakan dalam rangka persiapan menghadapi arus mudik, kami telah mempersiapkan jalan-jalan Kabupaten sebagai akses utama, penunjang dan alternatif jalur strategis mudik, diikuti dengan kesiapan penanganan lalu lintas dan titik kemacetan serta rest area dan pendirian posko-posko mudik yang ikonik. (Asep B)

loading...