BABAKANMADANG TOADY – Warga Perumahan Sentul City (SC) benar-benar dibuat repot gara-gara pasokan air PDAM Tirta Kahuripan terganggu akibat banjir pekan lalu. Mereka mengaku bersyukur dan memberikan apresiasi atas sigapnya PT Sukaputra Graha Cemerlang (SGC), pengelola Township Management kawasan hunian Sentul City yang membantu warga memasok air.

Elvira Yuanita (38), warga perumahan SC bercerita betapa paniknya dia ketika pasokan air mampet.

“Saya mempunyai banyak binatang di rumah jadi saya butuh air yang sangat banyak untuk memenuhi kebutuhan air peliharaan saya,” katanya.

Dia mengaku sangat terbantu oleh SGC yang menyediakan pasokan air untuk warga. “SGC cepat sekali bertindak dengan menyebarkan informasi melalui SMS Blast ke setiap warga menginformasikan akan adanya gangguan air dari PDAM Kabupaten bogor,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Vicky Roma (42) warga Cluster Venesia. Dia mengaku sangat terbantu dengan adanya tiga mobil tangki air yang dipasok SGC yang keliling ke setiap cluster termasuk cluster Venesia.
Sebelumnya Direktur Operasional PT SGC
Jonny Kawaldi menjelaskan PT SGC sudah melaksanakan tiga langkah untuk menanganimasalah suplai air PDAM yang terhambat akibat banjir.

“Kita sudah lakukan manuver supply di GT, lalu pengecilanseluruh valve distribusi dan ketiga adalah pengisian toren air cluster untuk kebutuhan darurat,” paparnya.

Terkait pengisian toren air cluster, PT SGC membeli 25 trukair curah untuk mendapat stok air di di ground tank. Air curahyang dibeli pun memenuhi standar kualitas air baku yang telah ditetapkan PT SGC.

“Selama pasokan air dari PDAM belum normal, kita teruspasok air melalui toren air cluster. Ini salah satu bentukpelayanan kami dan bagian dari tanggungjawab kami sebagaipengelola township management Sentul City,” terang Jonny. (Iman R Hakim)