CIBINONG TODAY – Ditengah kebijakan pemerintah tentang masa belajar di rumah karena dampak dari corona virus mengharuskan siswa belajar secara daring (dalam jaringan) atau online.

Namun hal itu rupanya dimanfatkan oleh pihak yang tak bertanggungjawab dengan melakukan penipuan dengan cara menelpon dan mengatasnamakan pihak sekolah.

Modus operandinya, oknum menghubungi orang tua peserta didik melalui telphone dan meminta bertemu dengan alasan nilai atau tugas yang belum tuntas. Bahkan meminta sejumlah uang karena hal tersebut.

Diketahui, informasi tersebut beredar luas di aplikasi perpesanan Whatsapp.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Atis Tardiana mengaku bahwa pihaknya baru mengetahui adanya informasi modus seperti itu.

Kendati demikian, pihaknya akan mengkonfirmasikan kembali kabar itu kepada para kepala sekolah agar waspada jika ada hal tersebut.

“Himbauan tersebut bagus agar semua hati-hati. Saya imbau jika para orang tua mendapati kabar itu agar dikonfirmasi kembali kepada guru, peserta didik atau kepala sekolah,” ungkap mantan Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Kabupaten Bogor kepada bogor-today.com saat dihubungi melalui pesan singkat whatsapp, Sabtu (18/4/2020).

Berikut isi pesan imbauan yang beredar :

Sekedar berbagi info saja :

Assalammualaikum Wr.Wb.

“Mohon perhatian Bapak/Ibu.
Hampir semua anak-anak kita dari TK sampai SMA sepanjang hari pegang HP karena pembelajaran online.
Beberapa dari sekolah lain ada yang hampir kena modus penipuan dengan cara menelepon dan mengatas namakan Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah dan Wali Kelas.

Oknum menelepon anak atau orang tua.
Modus operandinya anak diminta ketemu*, dengan *alasan nilai yg belum tuntas, atau tugas yang belum tuntas*. *Ada yang meminta sejumlah uang karena hal-hal tersebut di atas*.
Oleh karena itu, mohon kalau ada oknum yang menghubungi Bapak/Ibu atau langsung ke anak-anak kita dengan modus operandi di atas. *Jangan dilayani dan kalau tidak sengaja sudah menerima telepon, sampaikan saja bahwa semua informasi yg berhubungan dengan sekolah disampaikan melalui grup WA dan tidak pernah melalui telepon langsung.*
Mohon Bapak/Ibu, sampaikan dan jelaskan hal ini ke anak-anak kita. Mari kita tetap waspada dan menjaga keluarga kita dari hal-hal buruk.
Terima kasih atas perhatian dan kerja sama Bapak/Ibu.
Selamat Beristirahat …dan stay at home.
(Bambang Supriyadi)