JAKARTA TODAY – Wisata kuliner Probolinggo mungkin kalah dengan gaung wisata alamnya, yaitu Gunung Bromo. Hal ini karena Gunung Bromo sudah dikenal lama oleh wisatawan. Namun, tentunya tidak lengkap berkunjung ke Probolinggo bila belum mencicipi kuliner khas-nya.

Wisata kuliner Probolinggo ini dapat membuat pengalaman liburanmu ke Probolinggo semakin seru dengan aneka rasa makanan yang unik. Mulai dari Rawon, soto, bakso, hingga rumah makan legendaris yang sudah terkenal dan dijamin rasanya bisa kamu kunjungi.

Wisata kuliner probolinggo yang menggugah selera dapat membuat kamu menjadi ketagihan. Bagaimana tidak, dengan bumbu atau rempah-rempah khas yang memanjakan lidah, kamu akan menyesal tidak mencoba kuliner Probolinggo ini.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (2/11/2019) tentang wisata kuliner probolinggo

Wisata kuliner Probolinggo yang pertama adalah Rawong Nguling. Mungkin kamu sudah pernah mendengar tentang Rawon Nguling di kota besar yang ada di Jawa Timur. Tapi taukah kamu jika Rawon Nguling ini berasal dari Probolinggo. Lebih tepatnya lokasi asalnya berada adalah di daerah kecamatan Nguling, Probolinggo.

Rumah makan Rawon Nguling ini juga amat sangat legendaris dan selalu ramai di setiap harinya. Perpaduan rawon dengan nasi dan ditambah dengan sambel bajaknya dijamin bikin kamu ketagihan dan bakal balik lagi ke rawon nguling ini.

Lokasinya cukup mudah dijumpai, karena berada di jalur menuju beberapa tempat wisata yang ada di Probolinggo. Alamat lengkapnya berada di jalan Raya 75, Tambak Rejo, Tongas, Probolinggo

Wisata Kuliner Probolinggo selanjutnya adalah Bakso Pak Eddy. Terletak di Jalan Soekarno Hatta, warung Bakso Eddy tak pernah sepi oleh pengunjung. Bagaimana tidak, bakso yang diracik oleh Pak Eddy ini selalu enak dan tak berubah sejak awal berjualan.

Satu porsi di Bakso Eddy berisi beragam menu menggiurkan. Ada bakso seperti urat berbentuk segitiga, ati, telur serta tahu isi dan bakwan goreng. Aneka menu tersebut makin nikmat dengan siraman kuah bening yang aromanya semerbak. Apalagi ditambah dengan daun seledri serta sambal khas racikan Pak Eddy.

Kedai ini disebut sudah berdiri sejak 1997. Bahkan menjadi langganan para artis jika berkunjung ke Probolinggo. (Amanda/PKL/net)